Banjir Aceh Tamiang, Jalinsum Masih Terputus
Senin, 25 Des 2006 21:21 WIB
Aceh Tamiang - Ribuan kendaraan masih terjebak di kawasan perbatasan Sumatera Utara (Sumut) dan Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) akibat banjir yang masih belum surut di Aceh Tamiang, Senin (25/12/2006). Antrean kendaraan mengular hingga 15 kilometer.Dari pantauan detikcom, genangan air setinggi satu meter masih merendam Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang berada di Desa Kebun III, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, NAD. Dari 15 km panjang antrean kendaraan, 10 km berada di wilayah Sumut, dan 5 km lainnya berada di wilayah NAD.Sejumlah sopir mengatakan, banjir telah membuat mereka tertahan selama empat hari. Dua hari di Besitang Kabupaten Langkat, dan 2 hari di Kejuruan Muda, Aceh Tamiang. Akibatnya sayuran yang akan mereka jual membusuk dan tidak bisa dijual lagi."Wah, sudah empat hari ini tertahan. Uang pun sudah habis. Kerugian sekitar Rp 17 juta," kata Sulaiman, 45 tahun, salah seorang sopir yang membawa sayur-sayuran dari Kabupaten Karo, Sumut, menuju Lhokseumawe, NAD. Sejauh ini kondisi banjir di Aceh Tamiang memang mulai surut. Semula tinggi air mencapai 2 meter, namun kini sudah berkurang menjadi satu meter. Meski begitu, kendaraan tetap belum bisa lewat.
(rul/ken)











































