Sudah 16 Korban Tewas Banjir Madina Ditemukan
Senin, 25 Des 2006 17:14 WIB
Medan -
Sebanyak 16 korban tewas saat ini sudah berhasil dikeluarkan dari dalam timbunan tanah akibat banjir yang melanda Desa Apsar Muara Sipongio, Kecamatan Muara Sipongi, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara (Sumut). Sementara sekitar enam lainnya masih dicari. Data sementara yang diperoleh Posko Bencana Alam di Muara Sipongi para korban yang sudah berhasil ditemukan itu adalah: (1) Irwan Daulay, 43 tahun, anggota Seksi Intel Kodim 0212/Tapanuli Selatan, (2) SP Simorangkir anggota Kodim Kodim 0212/Tapanuli Selatan, (3) Maksal, 35 tahun, (4) Darma, 33 tahun, (5) Hasbin, 35 tahun, (6) Edy, 38 tahun, (7) Inovan, 4 tahun. Kemudian (8) Siti Hajar, 80 tahun, (9) Aminah, 28 tahun, (10) Asmaini, 38 tahun, (11) Juli, 9 tahun, (12) Sepriadi, 4 tahun, (13) seorang bayi berusia 3 hari, (13) Sonita, 4 tahun, (14) Ruslan, 52 tahun, guru SMA Muara Sipongi, (15) Madi dan (16) Piri, 52 tahun. Saat ini pencarian masih terus dilakukan oleh anggota TNI maupun Polri. Sejumlah warga masyarakat setempat juga membantu pencarian ini. Diperkirakan ada sekitar lima atau enam korban lagi yang masih dicari. Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal, Azwar Indra Nasution mengatakan sebelum bencana longsor ini tidak ditandai dengan adanya gempa seperti longsor sebelumnya. "Tanah tiba-tiba saja longsor dari atas bukit dan sewaktu itu cuaca hujan gerimis. Saya pada waktu itu sedang berada di sana," ujar Azwar yang dihubungi dari Medan.
(rul/nrl)










































