Jamaah Natal di Aceh Diminta Berdoa untuk Korban Banjir
Senin, 25 Des 2006 16:57 WIB
Banda Aceh -
Natal di Aceh berlangsung khidmat dan damai, Senin (25/12/2006). Jamaah diminta untuk mendoakan para korban banjir di enam kabupaten di Aceh. "Kita turut bersedih dan mendoakan supaya mereka yang tertimpa musibah diberi kekuatan," ujar Pastor Ferdinando, pimpinan Gereja Katolik Hati Kudus, Banda Aceh. Sejak pagi, umat Kristiani berdatangan ke sejumlah gereja yang terdapat di Banda Aceh. Tidak terlihat pengamanan khusus. Hanya saja, di tiap-tiap gereja terlihat beberapa personel polisi. Mereka hanya duduk-duduk di pelataran parkir. Selain meminta para jamaahnya berdoa untuk para korban banjir, Pastor Ferdinando juga meminta agar Natal tidak dirayakan dengan meriah. Menurutnya, masih banyak warga yang membutuhkan bantuan terkait musibah banjir di enam kabupaten di Aceh. "Natal kali ini memang agak memprihatinkan, karena banyak saudara kita terkena musibah banjir. Jadi, daripada kita membuang uang untuk perayaan Natal, lebih baik kita sumbangkan ke korban banjir," ujar salah seorang warga Kristiani, Binsar Bakkara, pada detikcom. Perayaan Natal tahun ini masih sama seperti perayaan Natal tahun lalu. Di antara jemaat yang hadir dalam misa di Gereja Katolik Hati Kudus terlihat beberapa warga asing. Mereka adalah para pekerja NGO yang ada di Banda Aceh.
(ray/nrl)










































