Menhub Harus Terus Terang Soal Kecelakaan Lion Air di Makassar

Menhub Harus Terus Terang Soal Kecelakaan Lion Air di Makassar

- detikNews
Senin, 25 Des 2006 15:57 WIB
Jakarta - Kecelakaan pesawat Lion Air JT 792 di Bandara Hasanuddin di Makasar, Sulawesi Selatan, menambah buruk citra keselamatan dan keamanan transportasi di Indonesia. Menteri Perhubungan harus menjelaskan secara transparan tragedi yang menimpa pesawat jurusan Jakarta-Makasar-Gorontalo tersebut kepada masyarakat."Menhub cq KNKT harus memberikan laporan transparan kepada masyarakat dan Komisi V agar masyarakat bisa ikut mengawasi," kata Wakil Ketua Komisi V, Marwan Ja'far, pada detikcom, Senin (25/12/2006).Menurut Marwan, Komisi V DPR sebelumnya sudah berkali-kali mengingatkan agar Menhub konsisten dalam memeriksa dan mengaudit seluruh armada penerbangan beserta SDM-nya."Kesimpulan Komisi V waktu itu meminta Menhub mengaudit dan melakukan check secara berkala dan rutin terhadap armada penerbangan. Tapi itu tidak dilakukan. Ada apa dengan Menhub?" protes Marwan.Politisi asal PKB ini mengatakan, Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Menhub harus menjelaskan secara terbuka kejadian yang menimpa pesawat milik maskapai Lion Air tersebut. Karena selama ini, kecelakaan yang terjadi selalu ditutup-tutupi.Dia juga meminta masyarakat yang selama ini dirugikan akibat pelayanan transportasi penerbangan yang kurang baik agar dapat melapor kepada DPR sehingga lembaga legislatif dapat melakukan pengawasan lebih ketat lagi.Rencananya, DPR akan mengundang Menhub dan KNKT untuk dimintai keterangan setelah masa reses berakhir. Pemanggilan itu terkait keputusan Komisi V yang belum dilaksanakan dua institusi yang paling bertanggung jawab terhadap transportasi di Tanah Air tersebut.Pesawat Lion Air JT 792 jurusan Jakarta-Makasar-Gorontalo tergelincir di Bandara Hasanuddin, Makasar, pada Minggu (24/12/2006) pukul 08.30 WITA. Pesawat dengan 157 penumpang ini sebelumnya take off dari Bandara Soekarno Hatta pukul 05.30 WIB. Seluruh penumpang dan kru pesawat tersebut selamat. (rmd/nrl)


Berita Terkait