Kardinal Julius Darmaatmadja Imbau Waspada Adu Domba Antarumat
Senin, 25 Des 2006 11:29 WIB
Jakarta - Berbagai musibah yang melanda Tanah Air mendorong lahirnya sikap kepedulian antarsesama. Tidak jarang musibah yang terjadi membuat kerukunan antarumat yang sudah terjalin dapat renggang. Untuk itu, setiap umat beragama dituntut untuk terus menjalin kerukunan dan kerjasama. Setiap umat jangan menyerah dalam menghadapi kesulitan dan musibah yang silih berganti melanda."Di tengah situasi negeri kita ini, janganlah kita menyerah pada kesulitan dan penderitaan. Kita perlu mewujudkan sikap tulus dan setia dalam menjalin kerukunan dengan semua orang," kata Uskup Agung Jakarta Kardinal Julius Darmaatmadja,SJ.Hal itu disampaikannya dalam homili memperingati Hari Natal di hadapan lebih dari 2.500 umat Kristiani yang memadati acara misa di Gereja Paroki Katedral, Jl.Katedral no 7-8, Jakarta Pusat, Senin (25/12/2006).Dia juga mengatakan agar umat Kristiani selalu mewaspadai upaya segelintir orang untuk mengadu domba kerukunan umat beragama yang selama ini sudah terjalin di masyarakat."Kebebasan hidup beragama mengalami banyak hambatan dan ada usaha adu domba antar umat beragama. Sementara itu krisis kepercayaan antara penguasa dan rakyat, antara pemerintah pusat dan daerah dan antara satu kelompok dengan kelompok lain mengancam kehidupan bersama," ujarnya.Misa yang berakhir pukul 10.30 WIB itu berjalan lancar dan khidmat. Misa berlangsung 3 kali. Misa pertama pukul 06.00 WIB, misa kedua pukul 07.30 WIB dan misa ketiga pukul 09.00 WIB.Sekitar 215 personel kepolisian yang terdiri dari Satuan Kepolisian Brimob, Intel, Reskrim dan Gegana dikerahkan dari Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Pusat dan Polsek Sawah Besar untuk mengamankan pelaksanaan misa di gereja yang terletak di jantung kota Jakarta tersebut.Terlihat pula beberapa orang petugas dari ormas parpol yang ikut membantu menjaga kelancaran pelaksanaan misa tersebut.
(rmd/nrl)











































