Disisir Gegana, Gereja di Jakarta Dinyatakan Steril
Minggu, 24 Des 2006 15:19 WIB
Jakarta - Tim Gegana Polda Metro Jaya menyisir gereja-gereja di Jakarta. Empat gereja atau tempat ibadah yang sudah disisir Gegana dinyatakan steril, termasuk gereja Katedral. Penyisiran oleh Tim Gegana di Gereja Katedral usai sekitar pukul 14.30 WIB, Minggu (24/12/2006). "Hasil penyisiran Gegana, sampai saat ini tidak ditemukan benda-benda mencurigakan di area Katedral. Bahan-bahan peledak tidak ada, jadi aman," kata Kapolsek Sawah Besar Kompol I Wayan Sugiri kepada wartawan di Gereja Katedral.Kapolsek mengharapkan kondisi aman ini terus terjadi hingga acara selesai. Kapolsek mengaku hingga saat ini belum menerima ancaman apa pun terkait perayaan natal, seperti adanya ancaman bom. Sementara itu, Koordinator Pengamanan Gereja Katedral Thomas Bambang menjelaskan, Gegana telah menyisir kompleks Katedral seluas 700 meter persegi termasuk halaman dan kantor gereja. Pihak internal Katedral sudah menyiapkan 70-80 personel untuk membantu pengamanan. Dia juga mengimbau pengunjung Katedral hanya membawa barang-barang yang dibutuhkan. "Kami melakukan pemeriksaan barang bawaan umat. Kami mohon umat tidak usah membawa barang-barang yang tidak diperlukan. Kami selalu waspada dengan kegiatan teror," ujar dia. Sementara itu, Kanit Penjinak Bom Gegana Polda Metro Jaya Iptu Suliyanto menyatakan sebelum menyisir Katedral, timnya telah menyisir Gereja Theresia, Gereja Paulus, dan GKI Kebayoran Baru. "Hasilnya, tiga gereja itu aman, tidak ada benda yang mencurigakan," jelas dia. Setelah menyisir Gereja Katedral, tim Gegana pimpinan Iptu Suliyanto langsung menuju Gereka Paskalis untuk melakukan hal yang sama. Setelah itu, tim Gegana akan menyisir Gelora Bung Karno yang akan digunakan untuk kegiatan ibadah Natal malam ini.
(asy/ddn)










































