Hotel di Jakarta Mulai Tingkatkan Pengamanan

Hotel di Jakarta Mulai Tingkatkan Pengamanan

- detikNews
Minggu, 24 Des 2006 15:09 WIB
Jakarta - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, selain gereja, hotel-hotel di Jakarta juga ikut memperketat keamanannya. Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, aparat keamanan ditambah.Di Hotel Grand Hyatt misalnya. Biasanya hotel cukup dijaga oleh 20 personel keamanan, namun saat ini petugas ditambah 10 orang lagi.Dua orang aparat Samapta Polda Metro Jaya dengan menggunakan senjata laras panjang dan 5 personel Gegana ikut mengamankan hotel yang terletak pas di Bundaran Hotel Indonesia ini.Setiap tamu yang hadir juga diperiksa setiap barang bawaannya. Hal yang sama juga terlihat di hotel yang terletak berseberangan dengan Hotel Grand Hyatt, yaitu Hotel Nikko. Meski tidak menambah aparat keamanan internalnya, hotel yang benuansa Jepang ini mendatangkan sekitar 8 orang aparat Gegana dari satuan Brimob. Setiap orang yang memasuki lokasi pintu gerbang selalu mendapatkan pemeriksaan yang ketat.Menurut salah seorang aparat yang ditemui detikcom, mereka akan bertugas hingga 3 Januari 2007 setelah perayaan tahun baru selesai.Sementara itu di Hotel Mandarin Oriental, suasana pengamanan tampak berbeda. Tidak seperti di dua hotel sebelumnya, pengamanan hotel ini lebih longgar. Meski jumlah personel ditingkatkan, namun aparat dari Polri belum dilibatkan."Di sini baru menambah jumlah regu dari satu regu menjadi dua regu, yang masing-masing regu jumlahnya 12 orang. Untuk Polri, kita koordinasi terus," kata salah seorang sekuriti Adi.Pengamanan di Hotel Mandarin cukup unik. Tidak hanya mobil, motor pun diperiksa. Pengemudi motor wajib membuka jok motornya untuk diperiksa.Suasana natal mulai menghiasi hotel. Lobby hotel diwarnai oleh pohon natal. Sementara untuk jumlah tamu yang menginap baik di Hotel Nikko maupun Hotel Mandarin masih normal seperti biasa.Penurunan jumlah tamu justru terjadi di Hotel Grand Hyatt. "Kalau hari biasa malah rame mas, sekarang kayaknya lebih sedikit yang datang," kata salah seorang petugas. (ddn/asy)


Berita Terkait