22 Pesawat Delay, Bandara Makassar Dibuka Kembali
Minggu, 24 Des 2006 13:55 WIB
Makassar - Bandara Hasanuddin Makassar dibuka kembali sekitar pukul 12.30 Wita, Minggu (24/12/2006), setelah pesawat Lion Air yang tergelincir di runway 13 ditarik sekitar 150 meter dari lokasi. Selama bandara ditutup, ada 22 pesawat yang mengalami delay. "Sejak kecelakaan terjadi hingga pukul 12.30 Wita, ada 22 pesawat yang delay dan ada 8 pesawat yang pendaratannya dialihkan," kata Humas Bandara Hasanuddin, Yan CH G Daulima kepada wartawan di Bandara Hasanuddin, Makassar. Pesawat Lion Air JT 792 jurusan Jakarta-Makassar-Gorontalo tergelincir pada pukul 08.30 Wita di runway 13 bandara Hasanuddin. Seluruh penumpang yang berjumlah 157 orang dan 6 kru pesawat selamat. Hanya sejumlah penumpang mengalami shock. Sejak kecelakaan terjadi, aktivitas penerbangan bandara dihentikan. Pesawat yang hendak mendarat di Bandara Hasanuddin, juga dialihkan ke bandara terdekat. Terjadi penumpukan penumpang di bandara itu. Menurut Yan, akibat tergelincir, pesawat tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah. "Pesawat diduga total lost, major damage. Kemungkinan tidak bisa digunakan lagi," ujar dia. Pesawat mengalami kerusakan di bagian roda bagian kanan dan mesin. "Right main wheel lepas, left engine cover lepas, left main wheel terlipat dan menerobos sayap. Ini terjadi karena gesekan saat keluar landasan. Right stabilizer horizontal juga terkena ban," ujar Yan.Yan membantah bahwa pesawat itu tergelincir gara-gara licinnya landasan bandara. "Tidak semata-mata karena itu. Sebab, cuaca tadi pagi sangat clear," kata dia. Saat ini, pesawat Boeing 737-400 yang naas sudah ditarik 150 meter dari landasan. PT Angkasapura I yang membawahi Bandara Hasanuddin saat ini masih menunggu kedatangan tim dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang akan meneliti kecelakaan tersebut. Dengan ditariknya pesawat Lion Air itu, penerbangan pesawat pun sudah bisa dilakukan kembali. Saat ini, penerbangan pesawat sudah mulai lancar, meski hingga sekarang penumpukan penumpang masih terlihat di bandara.
(asy/asy)











































