Pengungsi Banjir Langkat Butuh Ramalan BMG
Minggu, 24 Des 2006 12:48 WIB
Medan - Kendati di media massa Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Wilayah I Medan sudah menyampaikan prakiraan cuaca untuk wilayah Sumatera Utara (Sumut), namun informasi itu tidak sampai kepada para korban banjir Kabupaten Langkat yang kini berada di pengungsian. Mereka tidak berani kembali ke rumah karena khawatir hujan deras masih turun.R Munthe, 48 tahun, warga Desa Lampung Lama, Kecamatan Besitang, yang kini mengungsi di SMP Negeri I Besitang di Desa Bukit Mas, Besitang, yakni posko utama penangggulangan banjir Langkat, menyatakan belum tahu kapan akan pulang. Kendati genangan air sudah mulai surut, namun dia mengaku khawatir pulang ke rumah, sebab hujan deras datang kapan saja, dan banjir bisa menerjang mereka kembali."Maunya disampaikanlah kepada kami para pengungsi ini tentang ramalan cuaca. Agar kita dapat mengambil keputusan apakah sudah baik waktunya untuk pulang. Kalau tidak ada begini, kita takut. Nanti kita sudah pulang ternyata banjir datang lagi," kata Munthe kepada wartawan, Minggu (24/5/2006).Sebab itu Munthe menyatakan, hendaknya laporan tentang cuaca itu dapat diinformasikan kepada para pengungsi. Sehingga keputusan yang diambil nantinya, jika pulang dari pengungsian, tidaklah sia-sia.Sejumlah pengungsi menyatakan masih tetap bertahan di pengungsian karena rumah mereka masih belum bisa ditempati. Sebagian rumah sudah kering dari banjir, namun untuk membersihkan lumpur tebal yang dibawa banjir, perlu waktu beberapa hari.Sementara BMG Medan memperkirakan hujan dengan intensitas tinggi masih akan turun hingga 1 Januari 2007 mendatang. Terutama hujan akan melanda Kabupaten Langkat, Asahan, dan Kota Medan.
(rul/asy)











































