Korban Banjir di Langkat Mulai Kelaparan & Terserang Diare
Sabtu, 23 Des 2006 15:15 WIB
Langkat - Bencana kelaparan dan penyakit menular mulai mengintai dua desa di Kecamatan Besitang, Langkat, Sumatera Utara yang terendam banjir sejak Jumat 22 Desember dinihari.Lebih dari seribu warga di Desa Bukit Mas dan Desa Arasnatal hingga pukul 14.30 WIB, Sabtu (23/12/2006) belum juga mendapat pasokan obat-obatan dan makanan.Warga dua desa ini sulit keluar dari wilayahnya karena jalan-jalan yang menghubungkan desanya dengan daerah luas tertutup air. Warga sebagian besar masih bertahan di rumahnya yang sempat teremdam air hingga atap.Rusli Tarigan, warga Desa Bukit Mas, menyatakan, sejak kemarin baru ada 1 kali bantuan makanan ditambah bantuan lain dari pasukan Marinir. Namun bantuan itu tidak mencukupi kebutuhan warga."Kami juga membutuhkan obat-obatan, ada warga yag menderita diare dan penyakit lainnya. Sejauh ini kami tidak punya stok obat-obatan dan kesulitan air bersih," katanya.Sementara Giat Sitepu, dari Desa Arasnatal, mengatakan, ada 870 jiwa di dusunnya yang belum mendapat bantuan makanan sama sekali. Dari hubungan telepon, dia mengetahui warga sudah mulai kelaparan.Sementara Chairuddin (48), warga Desa Sekoci, Langkat yang ditemui detikcom mengaku sempat bertemu 2 penduduk Desa Arasnatal yang mengaku sudah berjalan sekitar 6 jam. Mereka diutus warga desanya untuk mencari makanan.Pasokan makanan ke wilayah ini memang sangat terbatas, karena desa yang berada di aliran Sungai Besitang, jalur transportasinya terputus setelah jalanan terendam air, sehingga suplai makanan harus menggunakan perahu.
(umi/sss)











































