Warga Perbaiki Jembatan Putus Akibat Lahar Merapi
Sabtu, 23 Des 2006 14:24 WIB
Sleman - Warga lereng Merapi di Kabupaten Sleman, DIY mulai memperbaiki dua jembatan yang putus akibat tertimbun material. Para penambang pasir pun juga mulai kembali beraktivitas mengeruk pasir di Kali Gendol, Cangkringan.Pantauan detikcom, Sabtu (23/12/2006), dua jembatan yang putus akibat terjangan lahar dingin Jumat sore kemarin adalah jembatan Manggong yang menghubungkan Dusun Kepuh Desa Kepuharjo dan Desa Glagaharjo. Jembatan itu berdekatan dengan lokasi cek dam GED 4 dan 3.Sedangkan satu jembatan lagi adalah jembatan Bronggang yang menghubungkan bagian barat dan timur Desa Argomulyo yang berdekatan dengan cek dam GED 2.Warga yang tinggal di dekat jembatan itu, sejak Sabtu pagi hingga siang mulai membersihkan material pasir dan batuan yang ada di atas jembatan. Beberapa batang pohon yang roboh yang berserakan di pinggir Sungai Gendol juga dibersihkan. Satu per satu batang pohon Jarak, Turi, Akasia dipotong dan diangkat dari sungai.Pasir yang berada di atas jembatan, oleh warga langsung dikeruk. Sebagian besar pasir itu dikumpulkan di pinggir sungai. Pasir-pasir yang sudah banyak di tengah sungai juga langsung dikeruk dan diangkut truk-truk pengangkut pasir untuk dijual.Selain itu, akibat terjangan lahar dingin kemarin, warga Kepuharjo dan Glagaharjo mulai bekerja bakti memperbaiki pipa saluran air dari mata air Bebeng yang rusak. Puluhan karung pasir penahan air yang hanyut juga dipasang kembali."Sejak pagi warga sudah kerja memperbaiki saluran air dan jalan yang putus agar bisa dilewati lagi," kata Supriono, warga Glagaharjo anggota Sistem Komunikasi Sosial Bersama (SKSB).Dikatakan dia, hari ini cuaca di lereng selatan Merapi, terutama di aliran Kali Gendol cerah. Meski bagian puncak diliputi awan mendung, namun belum ada tanda-tanda mulai turun hujan. Pihaknya selalu mengingatkan para sopir truk pasir dan warga Kepuharjo dan Glagaharjo yang hendak menambang pasir di Kali Gendol untuk berhati-hati.Menurut dia, saat terjadi banjir lahar dingin diikuti semburan awan panas beberapa kali yang terlihat dari pos SKSB di Dusun Jambu Desa Kepuharjo, Cangkringan, Sleman. Sedikitnya terjadi 7 kali awan panas mengarah ke Kali Gendol. Sedangkan luncuran awan panas terbesar terjadi kemarin sekitar pukul 17.35 WIB dengan jarak sekitar 3 km.
(bgs/sss)











































