Lahar Merapi Turun, Satu Jembatan Jebol
Jumat, 22 Des 2006 17:25 WIB
Yogyakarta - Hujan deras mengguyur kawasan puncak Merapi. Akibatnya lahar turun hingga sejauh lebih dari 15 km dan menjebol sebuah jembatan yang juga berfungsi sebagai cek dam Kali Gendol.Jembatan yang tertutup timbunan pasir dan batu-batuan bercampur lumpur itu terjadi di wilayah Dusun Manggong Desa Kepuharjo Kecamatan Cangkringan Sleman. Akibatnya jembatan yang menghubungkan Desa Kepuharjo dan Glagaharjo terputus. Warga pun tidak bisa lewat dan harus memutar belasan kilometer.Jembatan yang terbuat dari konstruksi besi dan beton tertutup material setebal lebih kurang setengah meter. Jembatan yang sekaligus berfungsi penahan aliran air itu jebol setelah tertabrak batu besar.Aliran sungai selebar 20-an meter dengan kedalaman 4 meter itu sudah penuh dengan material yang mengalir di Kali Gendol tersebut. Belasan pohon Sengon dan Turi yang ada di tengah dan pinggir sungai juga banyak roboh saat lahar dingin lewat. Selain material lumpur warna coklat, di tengah aliran Kali Gendol juga tercium bau belerang menyengat dan kepulan asap putih pekat.Berdasarkan pantauan detikcom, Jumat (22/12/2006) di Dusun Batur Desa Kepuharjo, aliran lahar sudah memenuhi hingga bibir sungai. Lubang-lubang galian penambang sudah tak kelihatan dan dipenuhi material. Saat lahar turun di Kali Gendol setelah terjadi hujan deras pada pukul 14.00 WIB, puluhan penambang pasir dan pekerja proyek pembangunan dam langsung berlari ke pinggir setelah melihat air mulai mengalir disertai bunyi gemuruh.Para pekerja proyek pembangunan di GED 4 dan 3 sekitar Dusun Kopeng dan Batur juga langsung menghentikan pekerjaannya. Truk pengangkut mesin pengaduk semen dan truk pasir juga berusaha saling mendahului untuk segera mencapai tempat yang aman atau lebih tinggi.Saat ini aliran lahar sudah mencapai di cek dam Dusun Gadingan Desa Argomulyo Cangkringan. Di cek dam yang berjarak lebih kurang 15 kilometer dari puncak aliran air sudah mulai mengecil. Aliran air juga belum memenuhi hingga pinggir sungai. Puluhan warga menyaksikan banjir lahar dari pinggir sungai dan di dekat jembatan Gadingan.
(bgs/nrl)











































