Peringatan Tsunami Akan Dipercepat Jadi 5 Menit

Peringatan Tsunami Akan Dipercepat Jadi 5 Menit

- detikNews
Jumat, 22 Des 2006 14:14 WIB
Jakarta - Sistem peringatan dini tsunami di Indonesia akan semakin canggih. Informasi gempa yang menimbulkan tsunami akan dapat diketahui dalam 5 menit dari sebelumnya 8 menit."Kalau pembangunan komponen strukturnya sudah selesai semua, informasi gempa akan sampai dalam 5 menit," kata Deputi Data dan Informasi BMG JP Prih Harjadi, dalam jumpa pers di gedung BPPT, Jl MH Thamrin, Jakarta, Jumat (22/12/2006).Saat ini pembangunan jaringan struktur oleh BMG yang telah terpasang antara lain 73 titik seismograf dari 160 titik yang direncanakan. Jaringan akselerograf ada 51 titik dari 500 titik yang direncanakan.Sementara Bakorsurtanal membangun jaringan struktur Tide Gauge atau pemantau pasang surut gelombang sebanyak 54 titik dari 120 titik yang direncanakan. Stasiun monitoring deformasi kerak bumi dibangun di 3 lokasi dari 37 lokasi. BPPT menyiapkan 3 unit DART Buoy dari rencana 22 unit."Yang sudah terpasang baru sepanjang Sumatera, Jawa, Bali. Nanti akan lebih merata di seluruh Indonesia," lanjut Harjadi.Sementara itu, Kementerian Ristek akan mengadakan latihan kesiagaan tsunami di Pantai Sindhu, Sanur, Bali pada 26 Desember 2006. 10.000 Orang akan mengikuti simulasi perambatan gelombang tsunami, peringatan ini, evakuasi dan pelatihan menghadapi bencana.Kegiatan yang menggandeng LIPI, ITB, Lapan, BMG, Depdagri dan Depbudpar ini untuk melatih kesiagaan masyarakat. Bali dipilih karena merupakan daerah tujuan wisata utama yang memiliki banyak pantai. (fay/nrl)


Berita Terkait