Bandung Hujan Semalaman, 3 Kampung Terendam Air

Bandung Hujan Semalaman, 3 Kampung Terendam Air

- detikNews
Jumat, 22 Des 2006 11:08 WIB
Bandung - Akibat hujan yang mengguyur Kota Bandung semalaman, dua kampung yang berada di dua kecamatan terendam air hingga ketinggian 50-100 cm.Ketiga kampung yang kebanjiran adalah Kampung Bojong Asih dan Kampung Ciuteureup, Desa Dayeuh Kolot, Kecamatan Dayeuh Kolot, serta Kampung Ciputat, Desa Babakan Andir, Kecamatan Baleenda.Ketiga kampung yang berada di bantaran Sungai Citarum ini memang langganan banjir. Kondisi terparah dirasakan warga kampung ini saat banjir tahun 2004 lalu.Menurut Basri, warga RT 1 RW 13, Kampung Ciputat, air mulai naik sekitar pukul 01.00 WIB, Jumat (22/12/2006)."Di jalanan depan rumah, air sudah sepinggang. Kalau di rumah sudah selutut. Karena kejadiannya malam, kami baru bisa tadi pagi mengungsi ke rumah saudara," tutur Basri.Basri mengaku pusing tujuh keliling, karena hingga pukul 10.00 WIB, air belum juga surut. "Setiap musim hujan memang begini. Tahun 2004 lalu, air menutupi lantai 1 rumah saya. Hanya lantai 2 yang masih bisa digunakan," ujar Basri yang membuka warung kelontong di rumahnya.Ajat (48), warga RT 5 RW 14 Desa Bojong Asih juga mengeluhkan hal yang sama. Meski masih beruntung karena rumahnya belum tersentuh air, dia khawatir jika hujan turun lagi hari ini, kemungkinan banjir yang melanda 2 RW di kampungnya akan merembet ke rumahnya."Makanya saya ini was-was. Saya sudah mempersiapkan barang-barang, sudah dibungkus-bungkus, takut nanti ada air naik lagi," tutur Ajat yang berniat mengungsi ke kelurahan atau kecamatan.Tidak hanya rumah tinggal, dua sekolah dasar di daerah tersebut juga terendam banjir.Di SDN Bojong Asih, air naik hingga 50 cm, sehingga murid-murid terpaksa diliburkan lebih awal.Sementara di SDN Dayeuh Kolot 7, air hanya sampai pelataran sekolah, sehingga sekolah tetap berjalan.Namun Kepsek SDN Dayeuh Kolot 7, Suiti Latifah, sebagian siswa hampir setengahnya tidak masuk, karena rumahnya kebanjiran."90 Persen siswa yang berada di sini rumahnya ada di daerah rawan banjir. Kalau hujan turun terus, kemungkinan sekolah juga akan terendam," kata Siti. SDN Dayeh Kolot 7 hanya berjarak 50 meter dari bibir Sungai Citarum. (umi/sss)


Berita Terkait