Terjebak di Aliran Lahar Merapi, Penambang Pasir Selamat
Kamis, 21 Des 2006 17:25 WIB
Sleman - Diro Utomo, penambang pasir yang terjebak di sungai yang dialiri lahar dingin Merapi, bernasib baik. Pria berusia 60 tahun ini bisa diselamatkan oleh Tim SAR. Dia berada hanya 3 meter dari lahar dingin yang memenuhi Sungai Gendol. Diro bisa dievakuasi dari jurang sungai sedalam 30 meter itu sekitar pukul 16.30 WIB, Kamis (21/12/2006). Dia dievakuasi oleh Tim SAR dengan tambang. Setelah sampai di atas jurang, pria ini langsung syok. Informasi yang didapatkan detikcom di lokasi, Diro terjebak di jurang Sungai Gendol, bersama dengan dua penambang pasir lainnya. Namun, dua penambang pasir lainnya itu bisa menyelamatkan diri. Saat itu, mereka menambang pasir di pinggir sungai. Tapi sekitar pukul 14.00 WIB, tiba-tiba terdengar suara gemuruh yang sangat keras. Ternyata suara gemuruh itu adalah luncuran lahar dingin dari puncak Merapi. Ketiga warga Dusun Kopeng, Kepuh Harjo, Sleman, itu pun langsung lari lintang pukang meninggalkan sungai. Beruntung, dua teman Diro berhasil naik ke atas jurang. Tapi, apes bagi Diro. Meski dia sempat menyelamatkan diri hingga pinggir tebing, tapi dia tidak menemukan jalan setapak yang dilalui saat turun ke jurang sungai itu. Akhirnya, begitu lahar dingin mengalir ke sungai, Diro sudah tidak bisa apa-apa lagi. Dia berdiam di tempat terjebaknya, yang hanya berjarak sekitar 3 meter dari aliran lahar dingin itu. Setelah dievakuasi Tim SAR, Diro langsung dilarikan dengan ambulans menuju Puskesmas Ngemplak, Selaman, sekitar 7 KM dari lokasi. Diro yang saat dievakuasi mengenakan kaos putih dan celana hitam itu tampak syok. Para anggota keluarganya yang menanti dengan hati cemas saat evakuasi itu juga syok. Hingga kini, aliran lahar dingin Merapi masih terjadi di Sungai Gendol. Sementara hujan deras masih mengguyur kawasan Merapi.
(asy/nrl)











































