Awan Panas dan Banjir Lahar Dingin Meluncur dari Merapi
Kamis, 21 Des 2006 16:38 WIB
Sleman - Banjir lahar dingin kembali meluncur sejak pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB, Kamis (21/11/2006) dari puncak Merapi. Aliran lahar dingin dari puncak mengakibatkan munculnya awan panas sekunder lebih dari 10 kali. Awan panas sekunder terjadi akibat timbunan material Merapi yang tergerus oleh air hujan. Awan panas ini bersuhu mencapai 350 derajat. Saking panasnya, awan panas ini mengepulkan asap cukup tebal. Luncuran lahar dingin dari puncak ini cukup mengerikan. Lahar dingin berwarna cokelat itu meluncur ke sungai hingga mencapai jarak maksimum 3 km, atau meluncur hingga mendekati kawasan Bukit Kendil, sekitar 2 km dari kawasan Bebeng, Kaliadem, Cangkringan, Sleman. Aliran lahar dingin yang terjadi sebagian besar masuk ke Kali Gendol, Kali Kuning, dan Kali Woro. Bahkan, di sepanjang aliran Kali Gendol, luncuran lahar dingin disertai kepulan asap putih pekat berbau belerang.
(asy/nrl)











































