Skandal Perempuan Simpanan, Penasihat PM Jepang Mundur
Kamis, 21 Des 2006 15:49 WIB
Tokyo - Gara-gara skandal perempuan simpanan, penasihat Perdana Menteri Jepang mengundurkan diri dari jabatannya. Masaaki Honma dipilih langsung oleh Perdana Menteri (PM) Shinzo Abe sebagai kepala Dewan Kebijakan Ekonomi dan Fiskal.Namun petinggi negeri Sakura itu menuai kecaman keras karena tinggal bersama selingkuhannya di kediaman milik negara."Dia menelepon Abe dan mengatakan ingin berhenti karena alasan pribadi," kata Kepala Sekretaris Kabinet Yasuhisa Shiozaki pada konferensi pers di Tokyo. PM Abe telah menerima permintaan mundur itu.Honma yang mulai menjabat 7 November lalu, mengaku telah meninggalkan istrinya di Kota Osaka dan tinggal di Tokyo bersama kekasih simpanan, yang merupakan bekas pelayan bar.Pasangan dimabuk cinta itu hidup seatap di asrama mewah yang diperuntukkan bagi para anggota legislatif dan birokrat. Asrama tersebut dibiayai oleh negara.Honma sebenarnya telah meminta maaf atas perbuatannya. Namun kubu oposisi bersikeras bahwa PM Abe-lah yang harus bertanggung jawab karena telah memilih Honma.Namun ditegaskan Shiozaki, pengunduran diri Honma tidak ada kaitannya dengan tanggung jawab PM dalam memilih Honma untuk posisi penting tersebut.Mundurnya Honma merupakan insiden yang pertama kali terjadi dalam tubuh pemerintahan pimpinan PM Abe sejak mulai menjabat pada 26 September lalu. Abe merupakan PM Jepang pertama yang lahir setelah Perang Dunia II.
(ita/sss)










































