Banjir di Riau Meluas, 1.150 Rumah Tergenang

Banjir di Riau Meluas, 1.150 Rumah Tergenang

- detikNews
Kamis, 21 Des 2006 15:41 WIB
Pekanbaru - Curah hujan yang cukup tinggi membuat sejumlah kawasan di Riau mengalami banjir. Saat ini ada 1.150 rumah penduduk di lima kecamatan di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) tergenang air. Sebagian penduduk mulai mengungsi.Hal itu disampaikan Kabag Humas Pemkab Rohil, Wajirwan Yunus, saat dihubungi detikcom, Kamis (21/12/2006).Dituturkan dia, banjir dari luapan Sungai Rokan telah menggenangi sedikitnya lima kecamatan yang ada. Lokasi yang sudah sepekan ini mengalami banjir, yakni Kecamatan Rantau Kopar, Tanah Putih, Pujud, Batu Hampar, dan Rimab Melinatas."Untuk Kecamatan Rantau Kopar yang sebagian penduduknya berada di bantaran Sungai Rokan, ketinggian air mencapai 1,5 meter. Tingginya air banjir dari luapan sungai ini membuat 150 KK mengungsi ke rumah penduduk lainnya dan ke posko yang telah kita sediakan," kata Wajirwan.Dari lima kecamatan tersebut, lanjut Wajirwan, ada sekitar 1.150 rumah penduduk yang kini tergenang air. Sebagian besar penduduk masih saja bertahan di rumahnya masing-masing. Namun pemerintah daerah setempat selalu mengingatkan agar warga tetap waspada. "Sebab saat ini belum merupakan puncak banjir itu sendiri," kata Wajirwan.Dengan adanya banjir ini, kata Wajirwan, sebagian ruas jalan antara desa ada yang terputus. Begitu juga jalan yang mengubungkan ke kecamatan juga tergenang air setinggi lutut orang dewasa."Kendati demikian, jalan lintas timur yang menghubungkan Riau ke Sumatera Utara masih dapat dilalui secara normal. Jalan penghubung antarprovinsi belum tergenang air. Namun dari pengalaman tahun sebelumnya, bila curah hujan masih tinggi, tidak tertutup kemungkinan badan jalan akan terendam air," kata Wajirwan.Dia menjelaskan, kondisi banjir selain menggenangi rumah penduduk, juga menggenangi sejumlah fasilitas umum lainnya, seperti sekolah dan kantor kepala desa. Saat ini tim penanggulangan banjir pemerintah setempat tengah mendata berapa sekolah SD dan SMP yang lokalnya tergenang air."Mengingat dalam waktu dekat anak-anak kelas VI SD akan mengikuti Ujian Nasional, maka pihak sekolah diminta untuk mempersiapkan muridnya menumpang ke sekolah yang tidak tergenang. Ini terpaksa kita lakukan, jika memang banjir belum juga surut," katanya.Sedangkan untuk kebutuhan air bersih, lanjutnya, Pemkab Rohil telah meminta Dinas PU untuk memberikan bantuan air bersih ke masyarakat. "Selain itu, pemkab juga meminta bantuan PT Chevron dan Pertima untuk dapat meringankan beban masyarakat dengan membantu mobil pengangkut air bersihnya," kata Wajirwan. (cha/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads