Reporter Radio Tewas Ditikam
Kamis, 21 Des 2006 12:47 WIB
Manila - Jurnalis terus menjadi korban pembunuhan di Filipina. Seorang reporter radio ditikam hingga tewas di Filipina utara. Pria itu menjadi jurnalis kelima yang dibunuh di negeri itu pada tahun ini.Andres Acosta, reporter radio DZJC di Kota Batac ditemukan tewas bermandikan darah. Dia tampaknya berusaha menuju rumah sakit untuk menolong dirinya sendiri."Dia ditemukan tewas di jalan tol," kata kepala kepolisian setempat Superintendent Bienvenido Rayco.Kepolisian menduga pembunuhan ini berhubungan dengan pekerjaannya. Dikatakan Rayco, korban pernah bersaksi untuk satu kasus di pengadilan beberapa waktu lalu."Dia telah menerima beberapa ancaman kematian," ujar Rayco seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (21/12/2006).Tahun 2005 lalu, 7 wartawan tewas dibunuh di Filipina. Untuk tahun ini, Acosta merupakan jurnalis kelima yang dibunuh di negeri Asia Tenggara itu. Kasus-kasus pembunuhan tersebut belum terungkap hingga saat ini.Rangkaian pembunuhan tak terungkap yang menargetkan para pekerja pers itu telah menjadikan Filipina sebagai tempat paling berbahaya kedua bagi jurnalis. Urutan pertama ditempati oleh Irak.
(ita/sss)











































