Zaenal Ma'arif Surati SBY, Minta Hati-hati dengan AS

Zaenal Ma'arif Surati SBY, Minta Hati-hati dengan AS

- detikNews
Kamis, 21 Des 2006 03:18 WIB
Jakarta - Entah angin apa, Wakil Ketua DPR Zaenal Ma'arif menyurati Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Surat terbuka ini meminta SBY berhati-hati dengan Amerika Serikat (AS).Dalam surat 2 halaman folio itu, Zaenal menyebutkan kondisi ekonomi AS di ambang resesi. "Banyak indikator menunjukkan perekonomian negara adidaya itu sedang bermasalah. Malah ada pengamat yang meramalkan ekonomi AS sedang menuju resesi," jelas Zaenal dalam surat yang disebarkan di press room DPR, Rabu (20/12/2006).Melemahnya perekonomian AS terlihat dari melemahnya kurs US Dollar terhadap Euro dan Yen. Neraca perdagangan AS terus-menerus defisit. Utang pemerintah AS juga membengkak, terutama pada Cina, Jepang, Korea Selatan dan negara-negara kaya di timur Tengah."Malah utang rumah tangga alias penduduk Amerika terus membengkak dan menjadi masalah, sementara konsumsi rakyatnya tidak bisa dikurangi. Negara itu boros sekali, terutama dalam menggunakan BBM. Sementara harga BBM melangit dan sebagian besar BBM-nya diimpor," jelas Zaenal dalam surat bertanggal 20 Desember 2006 itu.Sementara posisi AS bagi Indonesia sangatlah signifikan. AS adalah tujuan ekspor non-migas terbesar kedua Indonesia setelah Jepang."Bursa saham kita mengekor Amerika. Ekspor migas kita dibayar dengan US Dollar. Cadangan kita dalam US Dollar," ujar politisi Partai Bintang Reformasi ini.Zaenal menyarankan SBY untuk melakukan langkah yang ditempuh Malaysia. "Misalnya mulai dipikirkan agar cadangan devisa dan penjualan ekspor minyak kita dibagi ke mata uang lain seperti Euro dan Yen. Lalu tujuan ekspor non-migas kita diperkaya dengan mencari tujuan ekspor yang lain. Jangan tergantung cuma ke Amerika," usulnya. (aba/aba)



Berita Terkait