Buntut Aksi 'Cabut Mandat', PD Tantang Try cs di Pemilu 2009

Buntut Aksi 'Cabut Mandat', PD Tantang Try cs di Pemilu 2009

- detikNews
Rabu, 20 Des 2006 20:38 WIB
Jakarta - Aksi 'cabut mandat' Try Soetrisno cs dinilai Partai Demokrat (PD) tidak gentle. Try cs pun ditantang untuk berlaga dalam Pemilu 2009."Bagi yang tidak puas, justru gentle apabila berkompetisi politik pada 2009," cetus Kepala Bidang Politik Dewan Pimpinan Pusat PD Anas Urbaningrum dalam jumpa pers di Media Center PD, di Century Tower, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (20/12/2006). Pada Selasa (19/12/2006) lalu, Try Sutrisno, Hariman Siregar, Adnan Buyung Nasution, KH Ali Yafie, Fadli Zon, Cholil Badawi, Lily Wahid, Muslim Abdurrahman, Bambang Wiwoho, dan Monang S menemui pimpinan DPR. Di bawah bendera Gerakan Kebangkitan Indonesia Raya (GKIR), mereka mendesak DPR memberi peringatan keras terhadap pemerintahan SBY-JK.Atas aksi tersebut, PD menilai gerakan Try cs adalah bentuk kegagalan mereka memahami arus perubahan politik yang sedang berjalan di negeri ini."Yang perlu digarisbawahi adalah beliau-beliau ini gagal memahami perubahan politik, padahal reformasi politik sudah berlangsung di negeri ini. Jangan ekspresi ketidakpuasan justru menimbulkan cuaca politik yang tidak baik sehingga mengganggu proses demokrasi yang sedang berlangsung," ujar Anas.Menurut Anas, pemerintahan SBY-JK memiliki legitimasi kuat, sebab dipilih secara langsung oleh rakyat melalui proses yang langsung dan demokratis. "Karena itu, mandat politiknya dari rakyat. Pencabutan mandat oleh mereka itu tidak relevan dan tidak baik bagi Indonesia ke depan," kata Anas.Seharusnya menurut Anas, orang-orang tua itu menunjukkan sikap yang produktif bagi penyelesaian problem bangsa."Yang lebih dibutuhkan dari para senior itu sebetulnya contoh kearifan dan solusi-solusi alternatif sehingga para senior itu bisa menjadi bagian dari penyelesaian problem bangsa," tandasnya. (aba/aba)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads