Gempa Mandailing, Jalur Sumut-Sumbar Masih Terputus

Gempa Mandailing, Jalur Sumut-Sumbar Masih Terputus

- detikNews
Rabu, 20 Des 2006 14:46 WIB
Mandailing Natal - Gempa bumi yang menyebabkan longsor masih memutuskan jalur transportasi Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut).Jalan lintas Sumatera sebelah barat yang berada di Kecamatan Muarasipongi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut yang berbatasan dengan Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, Sumbar masih tertimbun longsor.Kayu-kayu besar menghalang pada empat titik krusial sepanjang sekitar dua kilometer, sehingga arus transportasi darat masih tertahan di kawasan lokasi setempat.Akibatnya, ratusan kendaraan dari Kabupaten Mandailing Natal yang hendak menuju Sumbar maupun yang dari Sumbar menuju Mandailing Natal, masih tertahan dan antreannya cukup panjang.Kepala Badan Informasi dan Komunikasi (Infokom) Sumut Eddy Syofian menyatakan, terdapat empat titik jalan yang rusak berat tertimbun longsor dan kayu besar. Yakni di Kecamatan Muarasipongi meliputi kawasan Desa Pintu Angin hingga Desa Ranjao Batu, Bukit 12 yang berbatasan dengan Kecamatan Rao, Sumbar."Pada empat titik tersebut, longsoran menimbun jalan cukup krusial, dan satu titik di antaranya di Bukit 12 ada sekitar 200 meter yang tinggi timbunannya sekitar lima meter, namun sebagian sudah dibersihkan," tutur Eddy Syofian di Muarasipongi, Rabu (20/12/2006).Menurut Eddy, pembersihan jalur yang longsor itu saat ini sering terkendala akibat hujan yang terus turun. Jika saja tidak ada hujan, kemungkinan dalam tiga hari jalur itu sudah selesai pembersihannya, sehingga arus lalu lintas kembali lancar. (rul/sss)


Berita Terkait