Pembayaran BLT di Ambon, 1.900 KK Miskin Ditolak
Selasa, 19 Des 2006 20:25 WIB
Ambon - Nasib apes menimpa nenek Juliana Meliara (74). Hingga pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap keempat, nenek beranak enam dan bercucu tujuh ini belum juga bisa menikmati bantuan yang diberikan pemerintah pusat untuk mengatasi bagi warga miskin di kota Ambon. Dari data Kantor Pos dan Giro Ambon, ternyata, bukan saja Juliana yang tidak mendapatakan BLT. Ada 1.900 kepala keluarga (KK) yang mengalami nasib sama. Mereka ditolak karena dinilai tidak layak mendapatkan BLT. "Mereka tidak memenuhi kriteria untuk menerima BLT. Ada 1.900 yang dicoret, setelah kami cek ulang," ungkap Kepala PT Pos dan Giro cabang Ambon, C. Wuwungan, kepada wartawan di kantornya, Jl Pattimura Ambon, Selasa (19/12/2006).Ditambahkan Wuwungan, beberapa kriteria yang tidak bisa dipenuhi 1.900 KK miskin itu, adalah tidak memiliki kartu keluarga dan kartu tanda penduduk (KTP). "Program ini harus tepat sasaran. Kami harus perketat pembayarannya yang disesuaikan dengan kriteria yang ada. Ini sudah masuk tahap dua dan tahap tiga susulan yang dilakukan pihak kami," ujarnya.Dari pantauan detikcom, pembayaran BLT kepada KK miskin ini tidak merata. Saat pembagian, ada KK miskin yang mendapat Rp 300 ribu, namun yang lainnya mendapat Rp 600 ribu. "Pembagian itu dua tahap. Ada yang sudah ambil pada tahap pertama. Namun ada yang baru ambil. Jadi ambilnya langsung dua tahap. Jadi jumlahnya beda-beda," jelas Wuwungan.Jumlah bantuan yang diterima PT Pos dan Giro Cabang Ambon, kata Wuwungan, sebesar Rp 50 milyar, untuk dibagikan kepada 124 ribu KK dan dana susulan untuk 44 ribu KK.Beberapa warga juga sempat kecewa dengan pembayaran yang dilakukan. Namun setelah diberikan penjelasan oleh pihak PT. Pos dan Giro, barulah warga yang BLT-nya ditolak itu mengerti. "Kami tidak diberitahu, harus membawa syarat-syarat seperti yang disampaikan. Kalau sejak awal diberitahu, mungkin kami sudah siapkan," ujar seorang warga yang ditolak Johanis Patty.
(han/bal)











































