Datangi Vihara di Lembang, Polisi Tanya Penggeledahan
Selasa, 19 Des 2006 20:08 WIB
Jakarta - Kedatangan sejumlah Polisi dari Polres Cimahi ke Vihara Vipassana Graha di Lembang, Bandung rupanya bertujuan untuk mengecek apakah vihara itu pernah digeledah terkait keberadaan seorang bandar narkoba jaringan Ferry Prakasa.Sekitar pukul 18.10 WIB, Selasa (19/12/2006), 4 polisi dari Polres Cimahi yang dipimpin Kepala Unit Narkoba Polres Cimahi AKP Basyirun mendatangi Vihara yang terletak di Jl Kolonel Masturi nomor 69, Desa Sukajaya, Lembang, Bandung.Begitu tiba, AKP Basyirun langsung mendatangi seorang satpam yang berjaga di depan pintu gerbang. "Apakah sudah pernah ada polisi dari satuan mana pun yang yang datang ke sini untuk menggeledah?""Yang saya tahu tidak ada Pak," ujar satpam tersebut. Tidak puas mendengar jawaban satpam, Basyirun bersama anak buahnya masuk ke vihara dan mencari pengurus vihara.Pertanyaan yang sama diajukan Basyirun kepada pengurus sekretariat vihara bernama Karadi. "Tidak ada penggeledahan. Tadi sore juga ada Kapolsek Lembang yang datang ke sini, tanya seperti yang Bapak tanyakan," tutur Karadi."Apa Bapak kenal Iming? cecar Basyirun. "Saya tidak tahu, saya baru di sini. Tapi saya sempat dengar namanya. Yang saya dengar sekarang dia ditahan LP di Jakarta. Saya tidak tahu di LP mana," jawab Karadi. Berdasarkan informasi yang dihimpun detikcom Iming merupakan salah satu bandar narkoba yang terkait dengan jaringan Ferry.Ketika ditanya apakah pacar Alda, Ferry Suryaprakasa pernah datang ke Vihara Vipassana Graha, Karadi menjelaskan aliran vihara ini berbeda dengan aliran vihara Ferry. "Kalau vihara ini alirannya Teravada. Kalau Ferry setahu saya Tibet," ungkap Karadi.Ketika dikonfirmasi perihal kedatangannya ke Vihara Vipassana Graha, Basyirun mengaku hanya diperintahkan untuk mengecek informasi adanya penggeledahan di vihara tersebut. "Saya kroscek ke sini. Saya dengar dari kesatuan di atas saya," jelas Basyirun kepada wartawan.
(bal/asy)











































