Tangan Diborgol, Dhar Tempuh Jalan Darat Bandung-Serang
Selasa, 19 Des 2006 16:56 WIB
Bandung - Meski kedua tangan diborgol, Dharmono K Lawi senantiasa tersenyum. Dia menempuh jalan darat dari Bandung, Jawa Barat, menuju Serang, Banten.Dhar beranjak dari Kejari Bandung, Jl Jakarta, Bandung, pukul 16.12 WIB, Selasa (19/12/2006). Dia akan dipindahkan ke Kejari Serang.Saat meninggalkan Kejari Bandung, Dhar dengan tangan diborgol mendapat pengawalan ketat sekitar 20 petugas kejaksaan dan polisi.Jurnalis kesulitan mendekati mantan Ketua DPRD Provinsi Banten yang kini menjabat sebagai anggota Fraksi PDIP DPR, yang menjadi koruptor buron Kejagung selama 10 bulan yang baru tertangkap ini.Dihujani pertanyaan oleh wartawan, Dhar yang mengenakan jaket hitam, celana jins biru, dan kopiah hitam ini hanya senyam-senyum.Jurnalis pun terpaksa dorong-dorongan dengan petugas. "Kasih jalan! Kasih jalan!" hardik petugas kejaksaan dan polisi sambil mengibaskan tangan untuk membuka jalan dari kerumunan jurnalis.Dhar kemudian naik ke mobil Toyota Kijang D 8128 A di bagian tengah. Dia duduk dengan diapit dua petugas tidak berseragam. Mobil yang membawa Dhar kemudian tancap gas menuju Serang.Kemudian tampaklah seorang ibu usia 40-an tahun bersama seorang anak perempuan berseragam SMA dan seorang anak laki-laki usia 20-an tahun. Si anak perempuan terlihat menangis.Kalian keluarga Pak Dhar yah? tanya wartawan. "Bukan," sahut anak perempuan itu dengan cepat. Ibu yang namanya Linda yah? tanya wartawan kepada si ibu. Yang ditanya hanya menggelengkan kepala. Ketiganya langsung ngacir masuk mobil, namun mereka tidak ikut iringan kendaraan kejaksaan yang membawa Dhar.Dhar ditangkap di Cigadung Selatan Nomor 56 Cikutra, Bandung, rumah milik Linda Abdul Aziz. Belum diketahui hubungan antara Dhar dengan Linda.
(sss/nrl)











































