Anwar Ibrahim Puji Peran Pers RI Perangi Korupsi

Anwar Ibrahim Puji Peran Pers RI Perangi Korupsi

- detikNews
Selasa, 19 Des 2006 15:01 WIB
Jakarta - Peran serta pers di Indonesia dalam memerangi korupsi mendapat pujian dari mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. Berbeda dengan pers di negaranya yang serba dikontrol pemerintah."Di Indonesia ada kebebasan pers. Jadi kalau orang melakukan korupsi dihantam dari mana-mana. Kalau di Malysia tidak bisa media seperti itu karena semua dikontrol pemerintah," ujar Anwar.Hal itu dinyatakan Anwar dalam acara bertajuk 'Dialog A21: Membangun Akuntabilitas Pelayanan Publik di Indonesia' di Grand Kemang, Jalan Kemang Raya, Jakarta, Selasa (19/12/2006).Selain itu di Indonesia, lanjut dia, semua lembaga negara terlibat untuk memberantas korupsi. "Mulai dari MPR, presiden, semua heboh tentang korupsi. Saya tidak sependapat bahwa korupsi yang so cancerous dan sulit untuk diatasi. Jangan berpendapat bahwa korupsi tidak dapat diatasi, apalagi kita ini negara Islam," cetus dia.Untuk memberantas korupsi, Anwar menyarankan dibentuknya komisi independen yang pemerintah tidak bisa ikut campur. Lembaga itu harus memiliki sumber dana yang cukup untuk memberantas korupsi dan punya tenaga yang cakap dan terampil."Seperti Hong Kong pada 1960-an korupsi menjalar ke mana-mana, sehingga untuk membuat langkah seperti itu hampir mustahil. Sekarang lihat saja Hong Kong, negara yang paling bersih dari korupsi," beber tokoh yang pernah dipecat dari jabatannya karena tuduhan korupsi ini.Selain pemerintah dan media, dia memuji andil LSM di Indonesia dalam memberantas korupsi. "Dengan begitu semua akuntabel, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan," pungkas dia. (fjr/nrl)


Berita Terkait