Penyelenggaraan Haji Tetap Harus Terus Dievaluasi
Selasa, 19 Des 2006 13:29 WIB
Makkah -
Penyelenggaraan ibadah haji 1427 Hijriah secara umum sudah baik. Meski demikian, program evaluasi yang mendasar tetap harus dilakukan untuk penyelenggaraan haji yang lebih baik lagi.Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Nasional, Dr Abdul Madjid, di Makkah, Minggu (17/12/2006)."Pelaksanaan haji sampai saat ini baik. Kesiapan pemerintah Indonesia maupun Arab Saudi sudah cukup baik dalam melayani jamaah. Misalnya saat masuk pemeriksaaan imigrasi di terminal haji Jeddah tidak rumit, tas-tas jamaah juga sudah langsung diangkut ke pemondokan," kata Abdul.Sistem perekrutan petugas kloter juga sudah jauh lebih ketat. Mereka disyaratkan harus sudah berhaji, bisa berbahasa Arab dan sebagainya.Namun demikian, sambung Abdul Madjid, kemajuan ini tetap harus diikuti oleh evaluasi program yang profesional dan bersifat akademis. Hal ini penting agar tercipta penyelenggaraan haji yang lebih baik lagi di tahun-tahun mendatang."Misalnya masalah perumahan, pesawat yang delay sampai 11 jam serta pembinaan jamaah. Masalah-masalah ini kan selalu terulang pada setiap tahun, ini yang harus dievaluasi. Untuk masalah pesawat terbang, libatkan ahli-ahli penerbangan, untuk masalah karakter jamaah yang susah diatur libatkan pakar antrop0logi," tutur Abdul.Pembinaan Jamaah haji Harus DigenjotDikatakan Abdul Majid, masalah kualitas pembinaan jamaah haji suatu faktor yang harus ditingkatkan. Sebab bagaimanapun hebatnya sistem penyelenggaraan haji akan sia-sia jika tidak signifikan dengan pengetahuan jamaah tentang haji. Menurut Abdul syiar haji yang dilakukan pemerintah harus lebih agresif karena banyak jamaah haji Indonesia yang tinggal di pelosok desa. Pendidikan terhadap jamaah juga harus dilakukan jauh sebelum keberangkatan ke tanah suci dengan mengutamakan kualitas. Dia menilai, pendidikan manasik haji yang dilakukan saat ini hanya sekadar formalitas saja."Dengan pendidikan yang baik, kualitas jamaah haji kita juga akan baik. Sehingga tujuan perbaikan sikap dan moral para jamaah sepulang dari haji akan tercapai," ujarnya.
(djo/asy)










































