EUMC: Muslim Warganegara Kelas Dua di Eropa

EUMC: Muslim Warganegara Kelas Dua di Eropa

- detikNews
Selasa, 19 Des 2006 12:55 WIB
EUMC: Muslim Warganegara Kelas Dua di Eropa
Den Haag - Diskriminasi terhadap muslim di Eropa meningkat. Mereka dikucilkan dari lapangan pekerjaan dan akses mendapatkan rumah. Kekerasan terbuka terhadap mereka juga meningkat.Demikian European Monitoring Centre on Racism and Xenophobia/EUMC (Pusat Pengamatan Eropa pada Rasisme dan Kebencian terhadap Orang Asing) dalam laporan yang dipublikaskan, Senin (18/12/2006).EUMC adalah lembaga independen Uni Eropa dan berkantor pusat di Wina, Austria. Laporan itu juga terpampang di website lembaga tersebut.Selain mengungkap hal-hal di atas, laporan di bawah judul, "Muslims in the European Union: Discrimination and Islamophobia", itu juga mengungkap diskriminasi terhadap muslim di bidang pendidikan, serangan verbal hingga ke bentuk serangan fisik, termasuk terhadap barang-barang milik mereka.Faktor penyebab mereka diperlakukan sebagai warganegara kelas dua itu, karena orang-orang Eropa mengira bahwa mereka tidak toleran dan mendukung organisasi teroris seperti Al-Qaida.Direktur EUMC, Beate Winkler, mengaitkan perlakuan diskriminatif terhadap muslim itu dengan iklim politik di Eropa, yang mengangkat isu-isu tentang posisi umat Islam dalam masyarakat.Terutama kaum muda muslim mendapati bahwa mereka dalam masyarakat dipojokkan dalam meraih peluang dan akhirnya merasa dikucilkan dan didiskriminasi. Gejala ini membentuk ancaman nyata terhadap integrasi dan kohesi sosial di negara-negara Eropa. "Di kalangan masyarakat muslim, yang berjumlah 13 juta atau 3,5% dari total penduduk Eropa, berkembang perasaan bahwa mereka di Eropa tidak akan pernah bisa diterima kecuali mereka meninggalkan identitasnya sebagai muslim," demikian Winkler. (es/es)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads