Bantuan Pangan & Tim Medis Bergerak ke Muara Sipongi

Bantuan Pangan & Tim Medis Bergerak ke Muara Sipongi

- detikNews
Selasa, 19 Des 2006 00:15 WIB
Medan - Bantuan pangan dan medis mulai bergerak dikirimkan ke lokasi bencana di Kecamatan Muara Sipongi, Mandailing. Selain itu, Bantuan bahan sandang pun disuplai bagi para korban bencana gempa dan tanah longsor.Tercatat bantuan yang diberikan berupa 3 ton beras, 22.500 bungkus mie instan, 750 kaleng ikan sardines, 7.500 botol kecap, 7.500 botol sambal, 1,5 ton minyak maka. Sementara bantuan sandang berupa 500 potong pakaian untuk pria dan wanita, serta pakaian tidur dan selimut. Selain itu juga dikirimkan bantuan berupa dapur umum bergerak sebanyak 2 unit. "Untuk tenaga medis dan paramedis yang dikirimkan sebanyak 11 orang, berikut tiga ambulance. Dan ada 14 orang tim SAR serta 20 sukarelawan sosial. Sementara dari Menteri Sosial akan dikirim 25 unit tenda," kata Kepala Badan Informsi dan Komunikasi Sumut Eddy Syofian di Medan, Senin (18/12/2006). Eddy menjelaskan, laporan yang diterimanya hingga Senin malam, dari beberapa pihak kompeten di Mandailing Natal, data-data yang disampaikan memang masih bervariasi jumlahnya. Namun dengan berpedoman kepada Satlak Kabupaten setempat di Kantor Bupati, kondisi mutakhir antara lain dari 21 desa dengan jumlah penduduk 3.000 kepala keluarga (KK), ada 11 desa yang terkena bencana gempa dan longsor.Desa-desa tersebut yakni Desa Koto Rojo, Pasar Muara Sipongi, Bandar Panjang, Muara Kumpulan, Tanjung Alai, Koto Beringin, Koto Boru dan Simpang Mandepo. Sedang desa yang masih terisolasi akibat longsor di antaranya yakni Desa Pakantan, Pakantan Dolok dan Huta Padang.Eddy pun menyatakan, jumlah korban jiwa yang terdata tercatat 4 oarang dan semuanya laki-laki. Sementara yang mengalami luka berat berjumlah 6 orang dan kini tengah menjalani perawatan intensif di RSU Panyabungan.Dan warga yang mengalami luka ringan terdata sekitar 35 orang. Adapun rumah penduduk yang mengalami rusak berat terdata berjumlah 634, rusak ringan 116, dan bangunan lainnya yang mengalami rusak ringan yaitu puskesmas, kantor camat, kantor Polsek dan kantor PLN, serta beberapa rumah ibadah."Semua data masih bersifat sementara, kita akan melakukan pemutakhiran kembali, sehingga pada saatnya nanti akan dilakukan rehabilitasi," urai Eddy.Eddy mengungkapkan, saat ini pihak Pemprov Sumatera Utara masih memfokuskan upaya tanggap darurat dengan menyelamatkan korban yang masih hidup, agar tidak kelaparan karena ketiadaan pangan, tidak kedinginan dan tidak terserang penyakit."Evakuasi tempat penampungan sementara di 3 tempat, yakni kantor Polsek, kantor Camat dan Lapangan Sepak Bola, yang secara berangsur sebagian akan dibawa ke Kantor Bupati setempat di Panyabungan," tandas Eddy. (rul/ndr)


Berita Terkait