Empat Jenis Mangrove Ditanam di Lumpur Lapindo

Empat Jenis Mangrove Ditanam di Lumpur Lapindo

- detikNews
Senin, 18 Des 2006 16:52 WIB
Sidoarjo - Kekhawatiran warga bahwa lumpur Lapindo bisa mematikan tanaman dipatahkan. Buktinya, tanaman mangrove bisa tumbuh subur meski ditanam dengan lumpur. Tanaman ini dikaji untuk pemanfaatan rawa buatan.122 Batang tanaman mangrove yang terdiri dari jenis api-api, bakau, rizhopohra dan bruguiera tampak mengapung di sungai di Dusun Tanjungsari, Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Sidoarjo. Tanaman mangrove itu dikemas dalam plastik."Yang difokuskan tanaman mangrove jenis api-api. 55 Batang telah diuji coba dan hasilnya 5 mati," kata Kepala Subdit Mitigasi Bencana dan Pencemaran Lingkungan, Subondono Dwiposaptono, Senin (18/12/2006).Dikatakan Subondono, mangrove jenis api-api banyak ditemui di Sidoarjo. Uji coba pemanfaan rawa buatan yang dimotori Departemen Kelautan dan Perikanan ini telah berlangsung 3 bulan. "Nantinya kalau misalnya lumpur dipindah di pesisir pantai atau laut dengan membentuk rawa buatan tidak akan bermasalah apabila ditanami dengan mangrove," ujarnya.Fungsi lainnya, lanjut dia, mangrove bisa menjadi penyangga lingkungan, menepis pencemaran, meningkatkan populasi udang, kepiting, ikan dan fauna habitat lainnya.Dijelaskan dia, komposisi lumpur yang dimanfaatkan 60:40 (lumpur:pasir) dan jika mengandung minyak maka di bawah baku mutu.Penelitian yang melibatkan petambak lokal yang tergabung dalam Samudera Hijau dan Yayasan Pengembangan dan Pengkajian Mangrove yang diketuai Nyoto Santoso ini dimaksudkan untuk menjelaskan ke publik agar tidak khawatir apabila lumpur sampai di sekitar pesisir pantai."Asal pemanfaatan benar dan serius akan mampu meningkatkan perekonomian warga sekitar lokasi karena semakin banyak habitat terbentuk semakin besar dan pendapatan petani meningkat," kata Subondono. (aan/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads