Longsoran Gempa Tersingkir, Akses ke Madina Terbuka
Senin, 18 Des 2006 16:50 WIB
Pasaman - Mandailing Natal (Madina) Sumut kini tak terisolir lagi. Akses menuju kabupaten yang diguncang gempa 6 skala Richter ini semuanya sudah terbuka. Bantuan pun segera mengalir.Pukul 15.30 WIB, Senin (18/12/2006), jalur transportasi yang menghubungkan Provinsi Sumut dengan Sumbar dibuka setelah longsoran akibat gempa disingkirkan dengan ekskavator.Sedangkan Kecamatan Muara Sipongi, Kabupaten Pasaman, Sumbar -- sekitar 600 km dari Medan, Sumut -- yang bertetanggaan persis dengan Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina, Sumut, juga sudah terbuka sejak pukul 11.30 WIB.Ada 6 ekskavator yang digunakan untuk menyingkirkan longsoran. Hingga pukul 16.30 WIB, alat berat tersebut masih dioperasikan untuk merapihkan longsoran akibat gempa."Sudah ada 8 posko darurat untuk menangani korban," kata Sekda Madina, Azwar Indra Nasution, yang sedang berada di posko darurat di depan Polsek Muara Sipongi."Saat ini petugas dari Batalyon Infantri 123 Rajawali Kodam I Bukit Barisan, polres dan Satpol PP, serta unsur masyarakat terus bekerja, termasuk mendistribusikan makanan," kata Azwar.Data terkini, lanjut dia, 4 orang tewas, 9 korban luka berat dirujuk ke RS di Panyabungan, sejumlah korban luka ringan dirawat di posko darurat, dan 200 rumah rusak.
(sss/nrl)











































