Tolak Dimiskinkan Busway, Sopir Pete-pete Mogok
Senin, 18 Des 2006 14:54 WIB
Makassar - Rencana pengadaan busway di Makassar, Sulsel, diprotes ratusan sopir pete-pete alias angkot. Mereka mogok, bahkan disertai aksi menurunkan paksa penumpang.Ada sekitar 11 trayek pete-pete yang beroperasi di Makassar. Para sopir memulai aksi mogok sekitar pukul 10.00 Wita, Senin (18/12/2006)."Pengadaan busway malah akan memiskinkan sopir pete-pete karena lahan kami pasti diambil," cetus Subair, sopir trayek Daya - Makassar Mall yang juga Ketua Kesatuan Sopir Makassar (Kesmak).Meski aksi mogok dilakukan serentak, namun ada sebagian sopir yang tetap beroperasi. Alhasil sopir lainnya berang. Mereka lalu menghadang pete-pete yang beroperasi dan menurunkan paksa penumpang.Hal ini antara lain terjadi di Jl Perintis Kemerdekaan, Jl Andi Pettarani, dan Jl Urip Sumoharjo. Namun tidak terjadi bentrokan. Para penumpang yang terlantar di jalanan sebagian memilih naik ojek atau menunggu sopir pete-pete lain yang 'bandel'.Ketegangan sempat terjadi antara sopir pete-pete dengan sopir bus Damri di Jl Sultan Alauddin. Saat sopir pete-pete menghadang teman-temannya yang beroperasi, bus Damri yang melintas dipukul-pukuli. Sopir bus Damri marah. Namun hanya adu mulut, tidak sampai bentrok.Para sopir pete-pete kemudian bergerak ke DPRD Makassar, Jl Andi Pettarani. Sebagian lagi tetap di jalanan untuk mengarahkan sopir lainnya ke DPRD.
(sss/nrl)











































