Gempa Madina Rusak 160 Rumah
Senin, 18 Des 2006 14:37 WIB
Jakarta - Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumut masih terisolasi. Perolehan data korban pun masih simpang siur. Sedangkan rumah rusak akibat gempa tercatat 160 unit."Data yang kami peroleh menyebutkan 4 orang meninggal, 50 orang luka, dan 160 rumah rusak," kata Deputi Penanggulangan Bencana dan Pengungsi (PBP) Badan Koordinasi Nasional (Bakornas) Tabrani saat dihubungi wartawan, Senin (18/12/2006).Sebelumnya Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Sumut Eddy Syofian menyebutkan 7 orang meninggal, 4 di antaranya teridentifikasi, dan 150 orang terluka.Tabrani melanjutkan, saat ini sudah diakukan kontak dengan pemerintah daerah, Tim SAR, PU, dan TNI."Bakornas sudah menginstruksikan kepada Bulog daerah untuk menyalurkan 50 ton beras kepada para korban gempa," katanya.Akibat gempa, jalur transportasi Padang, Sumbar menuju Medan, Sumut putus sehingga menyebabkan kesulitan pendistribusian bantuan."Evakuasi warga sudah dilakukan ke tempat-tempat pengungsian, namun hingga kini Bakornas belum bisa memastikan jumlah tenda yang dibangun," kata Tabrani.Gempa berkekuatan 6 skala Richter terjadi sekitar pukul 04.39 WIB di daratan 30 km sebelah tenggara Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina, Sumut.
(sss/asy)











































