Keluarga Suster Mediana Bungkam, Siapkan Pengacara
Senin, 18 Des 2006 13:03 WIB
Jakarta - Robekan kertas bertuliskan nama pengacara dan nomor handphone diberikan oleh kakak suster Mediana. Keluarga menolak memberikan komentar atas keterlibatan suster Mediana terhadap kematian Alda Risma.Tok...tok...tok...! Pintu kamar M diketok berkali-kali oleh Santoso, si pemilik kos yang mendampingi detikcom menemui Mediana di Jalan Pramuka Sari I RT12/RW08 nomor 25, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Di kamar itulah Mediana tinggal.Namun tidak ada jawaban dari kamar itu. "Ini Bapak Santoso," kata Santoso sambil terus mengetok pintu. Seorang pria yang terbalut jaket cokelat akhirnya bersedia membuka pintu."Mediana tidak ada. Saya kakaknya, datang bersama bapak dari Lampung Minggu kemarin," kata pria berkulit hitam itu. Pria itu tahu adiknya ditangkap polisi Sabtu lalu. Anda tahu darimana Mediana ditangkap? "Firasat saja makanya kami datang ke sini," sahut dia.Pria itu enggan berkomentar banyak seputar penangkapan adiknya. "Saya tidak berani, takut salah ngomong. Tanya pengacara saja," elaknya.Dia pun masuk ke kamar kos, dan tidak lama kemudian memberikan robekan kertas bertuliskan Bapak Rivai beserta nomor handphone yang dapat dihubungi. Setelah itu, 15 menit kemudian, pria itu pun meninggalkan kos milik Santoso.
(aan/nrl)











































