Wakil Ketua MPR Dukung Penarikan Senpi dari Tangan Sipil
Senin, 18 Des 2006 11:06 WIB
Jakarta -
Rencana penarikan senjata api (senpi) dari tangan sipil mendapat dukungan Wakil Ketua MPR AM Fatwa. Langkah ini dinilai tepat untuk mencegah penggunaan senjata api secara tidak bertanggungjawab dan aksi-aksi mafioso."Untuk mengantisipasi hal-hal yag tidak diinginkan, itu baik sekali. Saya sangat mendukung langkah itu," kata Fatwa di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (18/12/2006).Menurut mantan tahanan politik Orba ini, sebagai gantinya aparat polisi harus mempersiapkan diri memberikan pengamanan secara maksimal kepada kalangan sipil yang membutuhkan pengamanan.Fatwa tidak mempersoalkan jika sebagai gantinya Polri memberikan izin penggunaan senjata gas air mata. "Kapolri harus mempersiapkan segala sesuatunya untuk memberi jaminan terhadap warga, karena itu tanggung jawab negara. Sebagai gantinya, pistol gas air mata saya setuju, tidak apa-apa," katanya.Penarikan senpi dari tangan sipil itu diungkapkan Kapolri akhir pekan lalu. Kapolri memerintahkan penarikan seluruh kepemilikan senpi di tangan sipil karena banyak yang disalahgunakan.Rumah DirekturFatwa juga mengecam masih adanya beberapa direktur BUMN yang rumahnya dijaga ketat aparat TNI/Polri. Seharusnya di era reformasi saat ini, hal itu tidak terjadi lagi. Demikian juga dengan anggota DPR yang masih menggunakan jasa pengamanan aparat Polri."Saya kecam kalau direktur masih dijaga tentara, ditarik saja dengan segera. Untuk anggota DPR tidak apa-apa asal jangan mencolok," katanya.
(umi/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































