Gajah Liar Rusak Sekolah di Riau

Gajah Liar Rusak Sekolah di Riau

- detikNews
Sabtu, 16 Des 2006 21:10 WIB
Pekanbaru - Gajah masuk kampung dan merusak lahan, bukan cerita baru di Riau. Tapi kali ini gajah malah nekad merusak sekolah di Desa Balairaja, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis. Hal itu diungkapkan Kabag Humas Pemkab Bengkalis, Johan S kepada detikcom, Sabtu (16/12/2006). Dia menjelaskan, gajah liar itu telah merusak bangunan SD Negeri 021 Desa Balairaja dalam pekan ini. Kendati bangunan tidak ada yang roboh, namun kaca-kaca di sekolah banyak yang pecah."Hasil laporan yang kami terima, ada sekitar 20 ekor gajah liar berkeliaran di perkampungan sembari merusak sekolah. Gajah itu merusak sekolah itu pada malam hari. Kita pastikan dalam konflik ini belum ada korban jiwa," kata Johan.Warga desa kini meningkatkan kewaspadaan setelah serbuan gajah. Siang malam warga silih berganti melaksanakan ronda di kampung mereka."Namun demikian, kita menghimbau agar warga dapat bersabar agar tidak bertindak sendiri dengan cara menebar racun. Saat ini tim Dinas Kehutanan Bengkalis berkeja sama dengan pihak provinsi tengah mencari solusi mengatasi konflik ini," kata Johan.Juru Bicara WWF Riau, Syamsidar menyebutkan, konflik yang terjadi di Balairaja bukan kali pertama terjadi. Hampir sepanjang tahun konflik gajah dengan manusia kerap terjadi di sana. Hal itu dimungkinkan, karena Desa Balairaja sebenarnya sejak Juni 1986 ditetapkan sebagai Hutan Suaka Margasatwa (HSM) seluas 18 ribu hektar."Saat ini hutan itu luasnya hanya tersisa sekitar 200 hektar lagi. Sedangkan survey tahun 2003 silam, diperkirakan gajah di sana ada 40 sampai 45 ekor. Dengan habitat yang semakin menyempit, hal itu menimbulkan konflik," kata Syamsidar.Dalam hal ini, pemerintah diminta mengklarifikasi status HSM Balairaja. Sebab habitat gajah liar kini beralih fungsi menjadi perkampungan dan perladangan penduduk. "Gajah liar itu pun tidak mungkin direlokasi ke daerah lain, karena saat ini tidak ada lagi hutan alam yang layak untuk habitat gajah," kata Syamsidar. (fay/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads