30 Persen Wilayah Sumbar Rawan Bencana Alam

30 Persen Wilayah Sumbar Rawan Bencana Alam

- detikNews
Sabtu, 16 Des 2006 09:16 WIB
Solok - Topografi wilayah Sumatera Barat (Sumbar) yang sebagian besar berbukit-bukit dan dilewati zona patahan Sumatera menyebabkan derah itu rawan bencana alam seperti longsor, banjir, dan gempa. Sekitar 30 persen wilayahnya merupakan kawasan rawan bencana. Demikian disampaikan Ketua Ikatan Ahli Geologi Sumbar Ade Edward yang dihubungi telepon oleh detikcom, Sabtu (16/12/2006)."Kita sudah memetakan wilayah Sumbar dan mendapat titik-titik yang rawan bencana," ujar Ade. Dalam kawasan itu, lanjutnya, terdapat sejumlah titik yang sangat rawan terutama di perbukitan yang terjal dan gundul. Dia mengimbau warga yang bermukim di wilayah itu diharapkan untuk tidak tinggal dalam radius 2 sampai 5 kilometer dari bantaran sungai.Sejumlah daerah yang masuk dalam rawan bencana di Sumbar antara lain, dari Muaro, Singga, Lubuk Solasih (perbatasan kabupaten Solok dengan kota Padang), kawasan Singkarak sampai Sumani (wilayah Solok), kemudian dari Bukittinggi sampai Rao (kabupaten Pataman)."Daerah ini yang dilewati patahan Sumatera dan sejumlah daerah lainnya," tambahnya.Dia mengatakan dalam keadaan darurat seperti saat ini, apabila hujan turun terus menerus dalam waktu lama, warga diharapkan waspada. "Terutama ketika hujan yang mengguyur sepanjang siang hingga malam, warga harus terus waspada pada malamnya. Umumnya terjadi longsor di malam hari itu," katanya.Selain longsor dan banjir, wilayah Sumbar juga rawan terhadap bencana gunung api dan gempa tsunami. Senada pula dengan Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Tabing Padang M Rizal mengimbau warga harus waspada terhadap banjir dan longsor. "Rata-rata curah hujan di atas 80 milimeter. Kejadian seperti ini akan diikuti longsor atau banjir," imbuhnya. (yon/wiq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads