AMM Pamit dengan Pemerintah RI
Jumat, 15 Des 2006 21:45 WIB
Jakarta - Datang tampak muka, pulang tampak punggung. Peribahasa sopan santun tamu pada tuan rumah itulah yang rupanya dianut jajaran Aceh Monitoring Mission (AMM).Setelah meminta diri dengan para tokoh masyarakat NAD di Banda Aceh, mereka kini berpamitan pada pemerintah RI. Acara yang diselingi makan malam ini digelar di kediaman resmi Wapres Jusuf Kalla, Jl Diponegoro, Jakarta, Jumat malam (15/12/2006).Seluruh pimpinan AMM hadir dalam acara informal ini. Mereka adalah Ketua AMM Pieter Feith, Wakil Ketua AMM Mayor Jenderal Dato Moh Rozi bin Baharum, Kepala Staf AMM Justin Davies, Penasehat Politik AMM Rochelle Cohen, Jubir AMM Faye Belnis dan Juha Christenson.Sementara dari pemerintah RI, selain Kalla, tampak di antaranya Menlu Hasan Wirajuda, Menkominfo Sofyan Djalil, dan Menkum HAM Hamid Awaluddin.Sabtu sore, AMM akan diterima resmi Presiden SBY. Selain berpamitan, mereka juga menyampaikan penghargaan European Security and Defence Policy Service Medal dari Uni Eropa atas keputusan politis pemerintah RI dalam menyelesaikan konflik Aceh secara damai.Penghargaan serupa juga diberikan pada Marti Ahtisari, mantan presiden Finlandia. Organisasi yang dipimpin Marti inilah yang memfasilitasi dan menjembatani perundingan marathon antara wakil RI dan GAM yang akhirnya menghasilkan MoU Helsinki.
(lh/wiq)











































