Pangdam Iskandar Muda Tentang Keras Penggunaan Atribut GAM
Jumat, 15 Des 2006 19:53 WIB
Jakarta - Teguran terhadap Irwandi Yusuf agar tidak menggunakan simbol dan atribut GAM terus mengalir. Terutama dari kalangan TNI."Sejak MoU Helsinki diteken sampai sekarang, saya sangat keras menentang penggunaan berbagai bentuk atribut GAM," tukas Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Supiadin AS kepada detikcom dan Media Indonesia melalui SMS, Jumat (15/12/2006).Sementara Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto hanya memberikan komentar diplomatis. "Tidak ada hubungan apa-apa terhadap proses Pilkada Aceh. Itu proses politik. TNI tidak boleh dan tidak ada statemen tentang politik," ucapnya melalui SMS.Irwandi merupakan mantan juru bicara GAM yang kini unggul dalam penghitungan suara sementara Pilkada NAD sebagai gubernur.Ketua Aceh Monitoring Mission (AMM) Pieter Feith meminta agar Irwandi tidak lagi menggunakan simbol GAM sesuai MoU Helsinki. Ditegur demikian, Irwandi mencak-mencak dan menganggap masalah ini bukan urusan AMM. Irwandi juga mengklaim Panglima TNI tidak mempermasalahkan atribut GAM tersebut.Ketua MPR Hidayat Nurwahid menilai sudah selayaknya Irwandi melepas atribut GAM, apalagi jika sudah menjadi gubernur terpilih NAD. Sekjen Dephan Letjen TNI Sjafrie Sjamsoeddin juga mengingatkan Irwandi kalau memang sudah WNI, maka segala macam atribut GAM seharusnya tidak lagi dikenakan.
(sss/asy)











































