Polisi Jangan Pelit Info Soal Alda

Polisi Jangan Pelit Info Soal Alda

- detikNews
Jumat, 15 Des 2006 16:50 WIB
Jakarta - Setelah skandal Yahya Zaini-Maria Eva surut, perhatian publik sekarang beralih pada kematian artis muda Alda Risma. Ada dugaan kuat Alda tewas karena dibunuh. Tapi untuk memastikan hal itu, sungguhlah sulit.Polisi yang paling tahu soal kematian Alda, memilih tutup mulut. Polsek Matraman selalu menunjuk Polres Jakarta Timur bila ditanya. Sedangkan Polres ogah membagi informasi.Alhasil, kematian Alda banyak dibumbui sas-sus. Mulai Alda dihabisi karena ingin keluar dari jaringan narkoba, hingga gosip Alda dihabisi karena menjadi pacar gelap petinggi negeri ini -- yang takut hubungan itu terkuak sebagaimana skandal Yahya Zaini.Untuk berbagi informasi tentang Ferry Surya Perkasa -- pacar Alda yang ada di samping pelantun "Aku Tak Biasa" ketika menghembuskan nafas terakhir -- polisi juga enggan. Akhirnya pun wartawan pun lebih suka main detektif sendiri. Gosip-gosip juga tak kunjung berhenti.Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menyatakan, memang sah-sah saja polisi tertutup membagi informasi kasus yang terkait narkoba. Sebab kasus ini harus ditangani hati-hati karena melibatkan jaringan yang luas.Namun dalam kasus Alda, beda. "Masyarakat memiliki keingintahuan yang besar pada figur publik. Ini yang harus diperhatikan oleh Polri," tegas Neta pada detikcom, Jumat (15/12/2006).Menurut Neta, sikap polisi yang masih belum mengakomodir hak publik atas informasi menunjukkan sikap yang belum profesional.Meski demikian, dia menilai kinerja polisi cukup maksimal dalam mengungkap kasus Alda. Terutama dalam upaya pengejaran Ferry.Akan tetapi di sisi lain, peran juru bicara polisi terutama di level Polda sudah semestinya dioptimalkan."Sehingga tanpa mengganggu proses penyelidikan, hak publik atas informasi pun tetap terpenuhi," ujarnya. Bagaimana nih Pak Polisi? (nrl/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads