Menneg PP: Waspadai Film Kartun Berbau Kekerasan
Jumat, 15 Des 2006 14:53 WIB
Jakarta -
Di balik kelucuan film-film kartun yang menggelitik, masyarakat diminta mewaspadai tayangan kartun yang menggambarkan kekerasan. Sebab, hal itu berdampak pada perkembangan perilaku anak."Meskipun tayangan Smack Down di televisi sudah dihentikan, tetapi belum berarti menghentikan masalah. Sebab banyak tayangan sejenis yang telah diputar lama atau banyak pula bentuk film kartun yang bermuatan kekerasan berlebihan," kata Menneg PP Meutia Farida Hatta.Hal ini disampaikan dia dalam sambutan di diskusi publik bertajuk Smack Down dan Kekerasan pada Anak" di kantor Menneg PP, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (15/12/2006)."Mungkin saat ini dampaknya belum muncul, tetapi mungkin akan muncul sebagai efek jangka panjang seperti Smack Down itu. Maka dari itu, kekerasan pada anak melalui layar televisi perlu menjadi perhatian kita," lanjutnya.Dalam kesempatan itu, Meutia menyesalkan masih banyak VCD Smack Down yang beredar di pasaran."Justru saat menjelang peringatan Hari Ibu ke 78 malah banyak terdengar dan saya melihat di televisi sejumlah anak menderita cedera, terluka patah tulang bahkan meningggal karena menurut tayangan dewasa tentang pertarungan manusia dan ironisnya itu jadi tontonan favorit anak dan akhirnya akan jadi korban sekaligus pelaku tindak kekerasan," bebernya.
(aan/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































