Kalla: Logikanya GAM Bubar

Kalla: Logikanya GAM Bubar

- detikNews
Jumat, 15 Des 2006 10:32 WIB
Jakarta - Pilkada Aceh telah dilaksanakan secara demokratis. Apa pun hasilnya akan diterima. Sesuai MoU Helsinki, GAM tidak dibutuhkan lagi."Soal Pilkada di Aceh kita menerima hasilnya secara demokratis. Kaitannya dengan pembubaran GAM, GAM itu secara logikanya begitu semua poin-poin persetujuan itu telah jalan, tentu tidak dibutuhkan GAM lagi. Logikanya kan begitu," Wakil Presiden Jusuf Kalla. Hal ini disampaikan Kalla dalam jumpa pers usai menerima Deputi Perdana Menteri Malaysia Dato' Sri Muhammad Najib Tun Abdul Razak di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (14/12/2006)."Dan kalau AMM malah menyatakan setelah selesai pilkada tentu hal-hal yang menjadi pertimbangan," lanjutnya.Kalla menilai GAM akan sangat mendalami dan mengerti hal-hal yang diharapkan untuk memberikan terasa aman dan percaya secara nasional.Dalam kesempatan itu, Kalla pun melontarkan wanti-wanti kepada gubernur Aceh terpilih."Bagaimana pun gubernur yang terpilih merupakan kepala daerah sekaligus wakil pusat, jadi nanti seperti itu," cetusnya. Menurut dia, DPR juga pasti bekerja bersama-sama mendukung sesuai aturan-aturan dan mengkritik apabila ada yang di luar aturan. "Itu saja fungsi DPR, dia menjalankan aturan, membudget dan mengawasi kalau ada tindakan gubernur, bupati yang ada di luar aturan," beber Kalla. (aan/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads