Warung Indonesia Bermunculan di Makkah
Jumat, 15 Des 2006 05:46 WIB
Makkah - Ribuan jamaah haji Indonesia terus berdatangan ke kota suci Makkah. Seiring dengan itu, berbagai macam warung Indonesia pun bermunculan.Warung-warung ini memasang papan nama berbahasa Indonesia. Anek barang mereka tawarkan, mulai dari warung makanan, barang kelontong, hingga pernak pernik haji.Untuk warung makanan, mereka menawarkan berbagai menu khas Indonesia, seperti sate kambing, sate ayam, nai rames, gado-gado, nasi goreng sampai pecel. Harganya relatif murah, antara 5 hingga 10 Riyal.Keberadaan warung-warung makanan ini sangat membantu para jamaah haji Indonesia. Walau tinggal di Arab Saudi mereka tetap bisa menyantap makanan yang sesuai dengan selera nusantara. Apa lagi di Makkah, para jamaah haji tidak mendapatkan jatah makan atau cattering."Alhamdulillah kita ngga usah repot-repot masak sendiri, tinggal beli beres. Tadinya saya bingung, soalnya saya tidak biasa dengan makanan yang aneh-aneh," kata salah seorang jamaah dari Jawa Barat saat ditemui wartawan detikcom Djoko Tjiptono, Kamis (14/12/2006). Meski memasang papan nama dengan tulisan berbahas Indonesia, tidak berarti para pedagangnya berasal dari tanah air alias kaum mukimin. Banyak dari mereka yang merupakan warga Makkah asli. Karena itu tidak heran, banyak tulisan atau ejaan di berbagai papan nama itu salah. Misalnya Toko Indonesia Joual Macam-macam Barang, Toko Indonesia Sumua Barang Mora dan lain sebagainya.
(djo/ary)











































