Panitia Diskusi Marxisme Dibawa ke Polwiltabes Bandung

Panitia Diskusi Marxisme Dibawa ke Polwiltabes Bandung

- detikNews
Kamis, 14 Des 2006 21:55 WIB
Bandung - Pasca dibubarkannya diskusi tentang Gerakan Marxisme Internasional yang digelar di Toko Buku Ultimus, Jl Lengkong, Bandung, kerusuhan berlanjut ke kampus Universitas Pasundan (Unpas) yang berada tepat di depan toko buku. 8 Panitia digelandang ke Polwiltabes Bandung. Kerusuhan ini berlanjut hingga halaman kampus Unpas, Jl Lengkong, Bandung, Kamis (14/12/2006) malam. Dorong-dorongan hingga perang mulut antara peserta diskusi dengan anggota Panca Marga pun tidak terhindarkan. Pembicara dan panitia diskusi Gerakan Marxisme, aktivis buruh di Kanada asal Indonesia Suprapto Marhaen (26), yang sebelumnya berhasil ngumpet di kampus Unpas, akhirnya ditemukan para anggota Panca Marga. Komandan Panca Marga, Adang Supriyadi pun langsung membawa 8 orang termasuk Marhaen ke Polwiltabes Bandung. "Ini hanya untuk mengamankan. Bukan ditahan. Mau dibawa ke Polwiltabes. Dan ini sudah ada koordinasi," ujarnya.Dari pantauan detikcom, Marhaen langsung dibawa ke salah satu mobil yang sudah disediakan. Selain panitia acara diskusi, pihak Panca Marga itu juga mengangkut Koordinator Toko Buku Ultimus, Bilven. Ketika situasi sudah mereda, para peserta yang juga sempat kocar-kacir akhirnya kebali lagi ke lokasi diskusi. Sekitar 10 peserta itu pun kembali duduk dan membicarakan apa yang telah terjadi.Namun tiba-tiba sekitar 10 anggota Polres Bandung Tengah yang dipimpin Kapolresnya, AKBP Mashudi mendatangi tempat diskusi itu. Mereka juga ikut membubarkan para peserta yang memang hanya duduk saja di lokasi itu.Sejumlah atribut seperti poster bergambar tokoh asal Jerman, Karl Marx dan atribut yang masih tersisa di tempat diskusi itu langsung disita. Tidak hanya itu, lokasi diskusi termasuk Toko Buku Ultimus juga disegel. Polisi membuat police line di sekitar lokasi itu. Ketika ditanyakan alasan pembubaran acara tersebut, Kapolres Bandung Tengah AKBP Mashudi enggan menyebutkannya. "NKRI," jawabnya singkat. (ary/ary)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads