Diganti Interpeace
AMM Ucap Selamat Tinggal Aceh
Kamis, 14 Des 2006 18:49 WIB
Banda Aceh - Berakhir sudah masa tugas Aceh Moitoring Mission (AMM) selama 15 bulan di Tanah Rencong. Jumat 15 Desember 2006, seluruh staf hengkang dari Nanggroe Aceh Darussalam.Ketua AMM Pieter Feith berharap proses perdamaian terus berjalan di bawah pimpinan gubernur terpilih. Setelah AMM selesai, kelak akan ada lembaga bernama Interpeace."Semoga proses reintegrasi mendapat integritasnya. Dan jika semuanya sudah membaik, saya pikir tidak perlu lagi lembaga monitor. Tapi meski begitu, jika kita dibutuhkan, maka AMM akan dapat membantu kembali," katanya di Markas Besar AMM, Banda Aceh, Kamis (14/12/2007).Feith menilai personelnya sudah bekerja dengan sangat profesional dalam menjalankan tugas dan wewenangnya selama di Aceh. Dalam konferensi pers terakhirnya itu, dia juga menyatakan akan sangat tipis sekali kemungkinan timbulnya kembali konflik.Menyinggung lembaga Interpeace, dijelaskan dia, adalah sebuah NGO yang bukan merupakan perpanjangan AMM. Lembaga yang dipimpin oleh mantan Presiden Finlandia Marti Ahtisaari itu akan bekerja dalam tahun ini juga."Saya tidak dalam kapasitas menerangkan. Tapi mereka akan segera datang dalam beberapa minggu ini. Mereka memiliki mandat yang berbeda dengan AMM," pungkas Feith.Seluruh staf AMM yang berasal dari Uni Eropa dan ASEAN akan pulang ke negaranya masing-masing pada Jumat besok usai acara penurunan bendera AMM. Selamat jalan...
(ray/sss)










































