Pemberontak Jadi Pemerintah, Irwandi Harus Pelajari Mandela

Pemberontak Jadi Pemerintah, Irwandi Harus Pelajari Mandela

- detikNews
Kamis, 14 Des 2006 17:08 WIB
Jakarta - Ada kesamaan nasib antara Irwandi Yusuf dengan Nelson Mandela. Dua-duanya sama-sama pemberontak yang menjadi pemerintah. Jadi, tak ada salahnya Irwandi belajar pada Mandela.Irwandi merupakan mantan juru bicara Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Gerakan separatis di Aceh ini berkonflik dengan pemerintah Indonesia selama 30 tahun karena ingin lepas dari NKRI. Kini dia mengungguli pemilihan gubernur Aceh.Sedangkan Mandela menentang politik apartheid di Afrika Selatan yang dianggap sebagai penindasan kaum kulit putih terhadap kaum kulit hitam. Mandela kemudian menjadi presiden kulit hitam pertama di Afrika Selatan.Dua-duanya sama-sama pernah menjadi tahanan politik pemerintah. Namun setelahnya malah beralih menjadi politisi dan kemudian terpilih sebagai kepala pemerintahan."Irwandi harus meluangkan waktu membaca biografi Mandela. Mungkin akan ada gunanya," pesan Ketua Tim Pemantau Uni Eropa untuk Pilkada Aceh, Glyn Ford, usai diterima Wapres Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (14/12/2006).Menurut Ford, ada banyak hal yang bisa dipelajari dan diteladani oleh Irwandi dari Mandela. Salah satu paling pokok adalah perubahan pola pikir yang drastis dari seorang pemberontak menjadi pemerintah.Termasuk kemampuan merangkul pihak-pihak yang mungkin masih menyimpan curiga terhadap dirinya, terkait latar belakang dan pandangan politisnya. Bagaimana pun mereka tetap harus diajak bekerjasama dalam proses pemerintahan, demi terlaksananya program pembangunan NAD."Tentu rakyat Aceh ingin melihat kemajuan dan hasil situasi aman sejak MoU Helsinski ini, yaitu dilanjutkannya upaya-upaya peningkatan kesejahteraan rakyat," pungkas Ford. (lh/sss)


Berita Terkait