Rasisme Masih Jadi Masalah Serius di AS
Rabu, 13 Des 2006 16:09 WIB
Washington, DC - Masih banyak warga Amerika Serikat (AS), terutama warga kulit hitam, yang melihat rasisme sebagai masalah serius. Persepsi sosial warga AS ini terekam dalam sebuah jajak pendapat yang diadakan CNN baru-baru ini. Menurut jajak pendapat itu, 49 persen warga AS kulit hitam memandang rasisme sebagai masalah serius, sementara hanya 18 persen warga kulit putih yang berpandangan sama. Sebagian besar warga kulit putih yakni 48 persen menganggap rasisme masalah yang cukup serius, sementara warga hitam yang berpandangan demikian hanya 35 persen. Perbedaan persepsi antara warga kulit hitam dan kulit putih dalam isu rasisme juga tercermin saat ditanya soal bagaimana kedua kelompok ras ini memandang satu sama lain. Saat ditanyakan seberapa banyak orang kulit putih yang tidak menyukai kulit hitam, 40 persen warga kulit hitam mengatakan 'semuanya' atau 'banyak'. Sementara hanya 26 persen warga kulit putih yang memandang seperti itu.Ketika pertanyaan di balik yakni berapa banyak warga kulit hitam yang tidak menyukai kulit putih, 33 persen warga kulit hitam mengatakan 'semuanya' atau 'banyak', sementara warga kulit putih yang berpandangan seperti ini sebanyak 38 persen. Ketika ditanya isu diskriminasi rasial, sekitar separuh dari responden kulit hitam mengaku menjadi korban diskriminasi, sementara hanya seperempat responden kulit putih yang mengaku mengalami diskriminasi rasial. Jajak pendapat melalui telepon ini dilakukan antara 5-7 Desember dengan sampel 1.207 orang, termasuk 328 warga kulit hitam dan 703 warga kulit putih. Diskriminasi rasial di Amerika dilarang setelah disahkan Undang-Undang Hak Sipil tahun 1964. Tapi dalam kenyataan sosial, UU ini tidak menghapuskan rasisme sama sekali.
(eis/asy)











































