PDIP Verifikasi 6 Cagub dan 10 Cawagub DKI Jakarta
Rabu, 13 Des 2006 15:09 WIB
Jakarta - PDIP mulai melakukan verifikasi 6 cagub dan 10 cawagub DKI Jakarta. Cagubnya ada Faisal Basri, Agum Gumelar, dan Sarwono. Sedangkan cawagubnya ada Rano Karno, Djasri Marin, dan Prabowo Soeniman.6 Calon gubernur DKI Jakarta yang mendaftar ke PDIP adalah mantan Pangkostrad Letjen TNI Purn Bibit Waluyo, mantan Ketua DPRD DKI Jakarta Eddi Waluyo, pengamat ekonomi dari UI Faisal Basri, Wagub DKI Jakarta Fauzi Bowo, mantan Menteri Perhubungan Agum Gumelar, dan Wakil Ketua DPD Sarwono Kusumaatmadja.Sedangkan 10 calon wakil gubernur adalah HE Sahrial, H Audi Tambunan, Maringan Pangaribuan. Ketiganya dari internal pengurus DPP PDIP. Selanjutnya pengusaha asal Tionghoa Edi Kusuma, Ketua KNPI Hasanudin, mantan Danpuspom Mayjen TNI Purn Djasri Marin, Dirut PT Pasar Jaya Prabowo Soeniman, mantan Pangdam DKI Jakarta Mayjen TNI Purn Slamet Kirbiyanto, pengusaha Sudarto, putra pelawak alm Benyamin yakni Biem Benyamin, dan artis Rano Karno.Cagub dan cawagub diverifikasi oleh tim yang terdiri dari 5 orang di DPD PDIP DKI Jakarta, Jalan Tebet Raya Nomor 46, Jakarta Selatan, Rabu (13/12/2006).Tim itu adalah pengurus DPP PDIP Mangara Siahaan, Daniel Budi Setiawan, Ketua DPD PDIP DKI Jakarta Agung Imam Sumanto, sekretaris Eriko Sotarduga, dan Wakil Ketua DPD Anton Gutama.Verifikasi ini berlangsung dua hari hingga 14 Desember.Sekretaris DPD PDIP DKI Jakarta Eriko Sotarduga menjelaskan verifikasi akan mempertanyakan kelengkapan data-data administrasi sesuai ketentuan UU 32/2004 tentang pemerintahan daerah. Kedua, mempertanyakan strategi yang bersangkutan untuk memenangkan pilkada. Ketiga, mempertanyakan komitmen mereka terhadap PDIp dan masyarakat DKI Jakarta.Hasil verifikasi ini akan dibawa ke rapat kerja daerah khusus PDIP DKI Jakarta pada 16-17 Desember. Hasilnya akan diusulkan ke DPP PDIP dan akan diputuskan calon resmi dari PDIP.Kemungkinan koalisi dengan partai lain? "Kami sudah melakukan komunikasi intensif dengan Partai Demokrat, Partai Damai Sejahtera, PAN, PPP dan PKB. Tetapi masih sebatas koalisi moral, belum politik," kata Eriko.
(aan/sss)











































