Dana Parkir Sebenarnya Dipakai untuk Apa?

Dana Parkir Sebenarnya Dipakai untuk Apa?

- detikNews
Rabu, 13 Des 2006 13:28 WIB
Jakarta - Kenaikan tarif parkir mengundang pro kontra. Dipertanyakan kenapa harus naik, sebenarnya digunakan untuk apa, dan mekanismenya seperti apa. Dikhawatirkan dana parkir tidak dikelola dengan baik."Kenaikan tarif parkir ini apakah uangnya dikelola dan dialokasikan untuk umum juga, sejauhmana transparansi pengelolaan dana parkir itu. Karena yang saya tahu, BP Parkir DKI Jakarta selalu mengalami kerugian, padahal secara logika, dana parkir kita pasti untung, tidak rugi," kata Direktur Institute Transportation and Development Policy Darmaningtyas.Hal ini disampaikan dia di sela acara seminar tentang electronic road pricing (ERP) di Hotel Ibis Tamarin, Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Rabu (13/12/2006).Menurut dia, mekanisme pengelolaan dana parkir masih belum jelas. Kalau dana kenaikan parkir bisa dikelola untuk perbaikan angkutan umum, maka akan lebih baik dalam pemecahan masalah transportasi."Tetapi kalau ternyata dana parkir tersebut dialihkan untuk pengelolaan pembangunan Jakarta seperti pembangunan mall, maka akan menghambat permasalahan yang krusial dalam masalah transportasi," ujar Darmaningtyas.Konkretnya, lanjut dia, dana parkir bisa dikelola untuk tarif busway. Jadi tarif busway jangan naik, atau tarif busway mendapat subsidi, dananya diambil dari dana kenaikan tarif parkir."Itu saja yang menggunakan tarif biasa yang naik busway saja untuk orang-orang yang memiliki penghasilan di atas Rp 2,5 juta, gimana nanti kalau dinaikkan," ujar Darmaningtyas.Meski demikian dia menilai kenaikan tarif parkir bisa meminimalisir kendaraan pribadi. "Secara prinsip saya setuju dengan kenaikan tarif parkir yang tinggi dan harga BBM yang tinggi, karena kalau tidak ada kebijakan yang terintegrasi seperti itu, maka dominasi kendaraan pribadi akan jauh lebih kuat daripada kendaraan umum. Jadi bisa meminimalisir kendaraan pribadi," terang Darmaningtyas. (aan/sss)


Berita Terkait