Polda Banten Usut Kasus Polisi Tembak Rekan
Selasa, 12 Des 2006 21:09 WIB
Banten - Kasus tewasnya Brigadir Dua Daulat Albertus Sihole, anggota Polsek Muncang, Lebak, karena diduga tertembak peluru nyasar rekan sendiri, masih tanda tanya. Namun, Kepolisian Daerah (Polda) Banten, tetap memproses kasusnya dan telah mengamankan Bripda Ir sebagai tersangka."Saat ini kita tengah melakukan penyelidikan intensif terhadap kasus itu," ujar Irjen Pol Timur Pradopo kepada wartawan sebelum upacara pemberangkatan pemakaman jenazah Bripda Daulat, Serang, Banten, Selasa (12/12/2006).Meski menegaskan akan menuntaskan, namun Timur tidak mau banyak berkomentar saat disinggung pers, seputar tewasnya korban yang dianggap janggal itu. Timur juga berharap masyarakat membiarkan Propam Polda Banten melakukan penyelidikan dan penyidikan tewasnya warga kampung Pasar Rau Timur, Kota Serang, Senin dinihari kemarin itu.Seperti diketahui, Daulat tewas pada saat melerai keributan yang terjadi dalam sebuah pesta pernikahan di Kampung Sobang, Muncang, Kabupaten Lebak, Banten.Korban yang bersama tiga rekannya sesama anggota Polsek Muncang, sama-sama datang memenuhi undangan pesta perkawinan. Entah bagaimana awalnya, pada saat melerai keributan, pistol tanda peringatan yang diletupkan Bripda Ir tiba-tiba menembus bagian perut korban. Korban pun ambruk bersimbah darah, dan tak tertolongkan nyawanya saat dilarikan ke RSUD dr. Adjidarmo Rangkasbitung, Lebak, Banten.
(ahm/ahm)











































